“Masyarakat Segara Surati Presiden Prabowo dan Kementerian Lingkungan HidupĀ
Lampung Selatan (HO) – Puluhan Warga dari Desa Kota Dalam, kemudian Sukabanjar, serta Banjar Suri Kecamatan Sidomulyo mengepung dan menuntut penutupan aktivitas Peternakan Sapi potong (Cattle Freedlot) PT Juang Jaya Abdi Alam sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Penggemukan sapi, lantaran diduga kuat membuang limbah kotoran sapi ke sungai.
Idik yang mewakili masyarakat tiga desa yang ada di kecamatan Sidomulyo mengutarakan, aksi protes ini dipicu oleh perubahan warna air sungai menjadi coklat dan kehitaman yang sudah berlangsung puluhan tahun, apalagi di musim penghujan saat ini menimbulkan bau busuk mengakibatkan ekosistem sungai rusak dan warga tidak dapat menggunakan air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kami sudah tidak tahan air sungai bau, gatal-gatal, dan ikan-ikan mati. Kami minta Perusahaan Sapi potong (Cattle Freedlot) PT Juang Jaya Abdi ditutup permanen karena merusak lingkungan, kami hanya ingin sungai kami dapat kembali digunakan,” ujar Idik Kepada Media Handalonline.com Selasa (3/2/2026).
Perwakilan masyarakat menambahkan, pihaknya dalam waktu dekat akan meminta pengawalan Kepada Media Handalonline.com maupun Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Brigade anak negeri kawal Indonesia (Banki) untuk melaporkan hal tersebut kepada pihak terkait, bahkan pihaknya menambahkan laporan mereka nantinya akan dilengkapi alat bukti bahwa sungai mereka benar-benar sudah dicemari oleh limbah dari kotoran sapi.
“Semoga keluhan kami selama ini dapat benar-benar dievaluasi, dicarikan solusi agar sungai kami seperti sedia kala dapat digunakan kembali. Bilamana memang nantinya tidak ada solusi masih menemui jalan buntu kami akan melaporkan hal ini kepada Bapak Presiden, karena hal ini sudah tidak bisa kami biarkan karena sudah puluhan tahun serta sudah sangat-sangat menyalahi aturan. Bilamana kebenaran tidak berpihak kepada masyarakat, maka nantinya Kami akan menuju ke Jakarta menemui Bapak Presiden Prabowo Subianto pungkasnya. (red)
Diberitakan sebelumnya dengan link: Warga Menjerit, Minta Gubernur, Bupati Tindak Tegas, Limbah Kotoran Sapi PT. Juang Jaya Abdi Alam Cemari Sungai
