Sabtu, Mei 2, 2026

Ketua Adat Lampung Pepadun Gedongtataan Desak Polisi Tangkap Muallim Taher 

Pesawaran (HO) – Ketua Adat Tiyuh Gedongtataan Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung Mad Nur Gelar Paksi Ulangan memenuhi undangan penyidik Polres Pesawaran untuk memberikan keterangan terkait postingan akun Facebook bernama Mua’llim Taher.

Postingan tersebut diduga melecehkan simbol dan gelar adat Lampung Pepadun Tiyuh Kesugihan, Kecamatan Gedongtataan kabupaten setempat.

Mad Nur menegaskan bahwa adat tidak bisa dijadikan bahan olok-olokan apalagi dilecehkan.

“Bicara soal adat ini sangat rumit dan sensitif. Tidak bisa adat dibuat untuk bahan olok-olokan, apalagi kalau mau dilecehkan,” kata Mad Nur, Sabtu (2/4/2026).

Baca Juga:  Gejolak Desa Munca, Dugaan Korupsi APBDes Resmi Dilaporkan ke Kejari Pesawaran

Ia menjelaskan, penyematan adok atau gelar adat dilakukan melalui prosesi sakral yang memiliki aturan (tata titi) khusus dalam masyarakat Lampung Pepadun.

Karena itu, menurutnya, Mua’llim Taher tidak memiliki kapasitas untuk mengomentari gelar adat.

“Adok atau gelar itu melalui proses adat yang sakral. Orang yang tidak punya kapasitas tidak bisa sembarangan mengomentari,” ujarnya.

Ia juga menyoroti foto yang diposting di Facebook lengkap dengan pakaian adat kebesaran dan singgasana (Kebung) adat Lampung Pepadun. Ia menilai tindakan tersebut sebagai pelecehan yang harus diproses secara hukum.

Baca Juga:  BPN Bandar Lampung Luncurkan Layanan Ukur Tanah Terjadwal, Bisa Booking Online

“Perilaku pelecehan ini harus diproses secara hukum untuk meredam amarah masyarakat adat Lampung Pepadun,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mendesak Polres Pesawaran segera menangkap pemilik akun Facebook Mua’llim Taher.

“Kalau tidak ditangkap, akan memantik reaksi masyarakat adat Lampung Pepadun,” tegasnya.

Redam Amarah Masyarakat Adat

Mad Nur mengaku telah berusaha meredam amarah masyarakat adat yang hendak turun ke lapangan.

“Saya sudah berusaha maksimal meredam amarah masyarakat adat Lampung Pepadun,” pungkasnya.  (Ran)

Berita Populer

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Kantor Pertanahan Pesawaran Luncurkan Inovasi Pengukuran Terjadwal

Pesawaran (HO) - Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran resmi meluncurkan inovasi layanan terbaru berupa Layanan Pengukuran Terjadwal, pada Senin 27 April 2026 sebagai upaya meningkatkan...

Warga Terdampak PT Juang Jaya : Kami Hanya Kebagian Lalat dan Limbah, Kinerja DLH Sangat Lambat

"Masyarakat: Jika DLH Kabupaten Lambat Tangani Pencemaran, Ganti Saja Kadisnya!" Lampung Selatan (HO) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung masih menunggu hasil uji lab...
error: Content is protected !!