Sabtu, Mei 2, 2026

Warga Terdampak PT Juang Jaya : Kami Hanya Kebagian Lalat dan Limbah, Kinerja DLH Sangat Lambat

“Masyarakat: Jika DLH Kabupaten Lambat Tangani Pencemaran, Ganti Saja Kadisnya!”

Lampung Selatan (HO) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung masih menunggu hasil uji lab sampel air yang diambil dampak limbah PT Juang Jaya. Hal itu dikatakan Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PPLH), Yulia Mustika Sari, Rabu (29/4/2026).

“Saya tanya teman-teman DLH Lamsel hasil lab belum keluar,” jawabnya singkat.

Dengan fakta itu, warga Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, semakin gelisah. Selain masih menanti hasil pemeriksaan laboratorium terkait dugaan pencemaran akibat limbah kotoran sapi milik PT Juang Jaya Abdi Alam (JJAA), mereka juga menyuarakan kekecewaan mendalam atas nasib lingkungan dan kesejahteraan yang belum membaik selama ini.

“Kami terus menyuarakan hal ini agar DLH Kabupaten segera merilis hasil uji sampel air yang diambil. Tapi sampai sekarang, hasilnya belum juga keluar,” ungkap salah satu warga kepada Handalonline.com, Rabu (29/4/2026).

Ia menegaskan, pencemaran sungai di wilayah itu sebenarnya sudah berlangsung puluhan tahun akibat pembuangan limbah dari perusahaan penggemukan sapi tersebut. Oleh karena itu, warga mendesak baik DLH tingkat kabupaten maupun provinsi untuk segera mengumumkan hasil pengujian. Jika terbukti limbah itu merusak lingkungan dan ekosistem sungai, penindakan tegas harus segera dijatuhkan kepada perusahaan.

Baca Juga:  Ketua Adat Lampung Pepadun Gedongtataan Desak Polisi Tangkap Muallim Taher 

“Jangan hanya mengejar keuntungan semata. Nasib dan hak hidup warga sekitar juga harus dipertimbangkan dengan serius,” tegasnya.

Di tengah masalah lingkungan yang tak kunjung selesai, warga juga menyesalkan minimnya kesempatan kerja yang dibuka perusahaan bagi masyarakat setempat. Padahal, PT Juang Jaya Abdi Alam telah beroperasi puluhan tahun dan diyakini meraup keuntungan besar.

“Sudah puluhan tahun mereka beroperasi dan untung berlimpah. Tapi apa yang kami dapat Sungai rusak dan tercemar, bau tak sedap, serta serbuan lalat yang mengganggu setiap musimnya. Kami hanya menanggung kerugian, sementara peluang bekerja di sana sangat sulit didapatkan. Kami ingin bertanya dengan jelas apa syarat sebenarnya agar warga setempat bisa diterima bekerja di perusahaan ini?” tulis warga melalui pesan langsung di akun resmi TikTok Media Handalonline.com.

Hal senada disampaikan oleh HK, warga lainnya. Ia menilai kinerja DLH Kabupaten terasa lambat dan berbelit-belit, padahal bukti pencemaran sudah nyata dan dirasakan langsung sehari-hari.

Baca Juga:  Gejolak Desa Munca, Dugaan Korupsi APBDes Resmi Dilaporkan ke Kejari Pesawaran

“Sungai sudah rusak parah dan tak bisa lagi dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Artinya, pencemaran itu jelas ada. Bagi kami, alasan menunggu hasil lab hanyalah cara mengulur waktu agar masyarakat lupa dan akhirnya diam saja tanpa keadilan,” ujarnya dengan nada kesal.

Selain itu, ia menyebut program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) maupun bantuan lain dari PT Juang Jaya Abdi Alam selama ini dinilai belum merata dan belum benar-benar meningkatkan taraf hidup warga yang terdampak langsung.

“Yang kami rasakan nyata hanya limbah yang mengalir ke sungai dan lalat yang mengganggu kenyamanan. Itu saja. Karena itu kami tegaskan jangan bertele-tele menangani masalah ini. Jika DLH Kabupaten dirasa tidak mampu atau lambat mengambil tindakan tegas, sebaiknya kepala dinasnya diganti saja dengan orang yang lebih peduli dan berani bertindak demi kepentingan rakyat,” serunya dengan nada marah dan kecewa. (red)

Diberitakan sebelumnya dengan link: https://handalonline.com/2026/04/01/limbah-sapi-pt-juang-jaya-abdi-alam-puluhan-tahun-cemari-sungai-kades-minta-tindakan-tegas/

Berita Populer

Ketua Adat Lampung Pepadun Gedongtataan Desak Polisi Tangkap Muallim Taher 

Pesawaran (HO) - Ketua Adat Tiyuh Gedongtataan Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung Mad Nur Gelar Paksi Ulangan memenuhi undangan penyidik Polres Pesawaran untuk...

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Kantor Pertanahan Pesawaran Luncurkan Inovasi Pengukuran Terjadwal

Pesawaran (HO) - Kantor Pertanahan Kabupaten Pesawaran resmi meluncurkan inovasi layanan terbaru berupa Layanan Pengukuran Terjadwal, pada Senin 27 April 2026 sebagai upaya meningkatkan...
error: Content is protected !!