Pesawaran (HO) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran Lampung, menggandeng Kementrian Agama (Kemenag) kabupaten setempat, untuk memberikan pelatihan dan praktik langsung pemulasara jenazah, kepada seluruh anggota PWI.
Ketua PWI Pesawaran M. Ismail mengatakan, kegiatan ini diadakan dengan tujuan memberikan pemahaman dan ilmu kepada seluruh anggotanya dalam mengurus jenazah sesuai dengan syariat Islam.
“Iya, kita inikan hidup bermasyarakat, jadi pengetahuan dan ilmu yang diberikan oleh Kemenag ini nantinya dapat diterapkan untuk kemaslahatan umat, kalau sewaktu-waktu kita berada dalam situasi yang mengharuskan kita untuk mengurus jenazah,” ujarnya saat kegiatan yang dilakukan di Balai Wartawan PWI Pesawaran.
Dirinya mengatakan, anggotanya diberikan pengetahuan bagaimana cara penanganan jenazah, mulai dari memandikan, mengkafani, menyolatkan sampai dengan menguburkan jenazah.
“Saya berharap, melalui kegiatan ini, akan menjadikan pemahaman serta menumbuhkan rasa kesetiakawanan sosial serta mempererat ukhuwah Islamiyah dan semangat kegotong royongan ditengah masyarakat khususnya di daerah tempat tinggal masing-masing,” ujar dia.

Sementara itu, dari Kemenag Pesawaran Ketua Pokjaluh Tri Idayana mengatakan, mengurus jenazah merupakan kewajiban bagi setiap muslim dan hukumnya merupakan Fardhu kifayah.
“Hukum pemulasaran jenazah dalam Islam itu fardhu kifayah, dan kewajibannya itu ada empat, yakni memandikan, mengafani, menyolati, dan memakamkan,” kata dia.
Pada kesempatan ini juga, dirinya sangat mengapresiasi PWI Pesawaran, yang mau belajar untuk pengurusan jenazah. Karena mengurus jenazah wajib bagi umat Islam secara kolektif, namun jika sebagian orang sudah melaksanakan, maka kewajiban tersebut gugur bagi yang lain.
“Tapi kita sebagai umat muslim dan masyarakat memang harus tahu ilmunya dahulu, sehingga ketika sewaktu-waktu kita berada di situasi yang mengharuskan kita mengurus jenazah, kita sudah mempunyai ilmunya dan bisa melakukannya,” katanya.
Diketahui dalam acara tersebut di hadiri yang juga juga selaku pemateri dari Kemenag Pesawaran diantara nya Mubarok dari KUA Negeri Katon, Azwar Hanafi KUA Tegimeneng, Wohyulloh KUA Negeri.Katon, Meini Adila dari KUA Kedondong, Fitri Muizah KUA Way Khilau Andi Munawir dari KUA Way Khilau, Syukur Salim KUA Gedong Tataan. (Red)
