Minggu, Desember 7, 2025

Heboh….! Gegara Ucapan Tidur, Anggota DPRD Adu Jotos Dengan Bappeda

Maluku Utara (HO) – Gegara ucapan tidur, Anggota DPRD Morotai Provinsi Maluku Utara Fadli Djaguna adu jotos dengan Kepala Bappeda Abjan Sofyan.

Video berdurasi 30 detik yang memperlihatkan sebuah kericuhan saat rapat anggota DPRD viral di media sosial. Video tersebut dipopulerkan oleh akun Twitter Jovanka alias @aknavoj hingga rama diperbincangkan khalayak.

“Kerjaan kalian apa? Tidur. Entah kenapa kumerasa terhibur,” tulis Jovanka memberi narasi video unggahannya, Jumat (27/11/2020).

Dalam video tersebut tampak sebuah rapat sedang berjalan dengan alot. Salah seorang peserta rapat yang tak lain adalah Anggota Banggar DPRD Morotai Fadli Djaguna menanyakan pekerjaan yang dilakukan oleh Kepala Bappeda Abjan Sofyan.

Video yang terekam tanggan 21 Oktober 2020 itu menunjukkan Fadli tengah memarahi Abjan.

“Sampai hari ini belum ada finalisasi, waktunya sudah mau habis,” gertak Fadli kepada Abjan.

Namun, dengan tanpa beban Abjan menjawab bahwa laporan yang semestinya sudah selesai itu memang belum diselesaikan.

Baca Juga:  Satlantas Polres Pesawaran Gelar Operasi Zebra 2025, Catat 1087 Kasus Pelanggaran

“Kerjaan kalian apa?” tanya Fadli lagi dengan suara lantang.

“Tidur,” jawab Abjan dengan santainya.

Sontak, kemarahan Fadli pecah dan ia melempar sebuah benda ke arah Abjan yang duduk tepat di meja seberangnya. Beruntung, benda yang dilempar Fadli tidak mengenai Abjan.

Tidak hanya itu, Fadli yang sudah tersulut emosi membanting mejanya dan menghampiri Abjan. Ia berusaha menjotos Abjan gara-gara jawaban “tidur” yang ia dengar.

Dikutip dari Kabar Utama tvOne, kericuhan itu terjadi saat rapat pembahasan anggaran, antara Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dengan Anggota DPRD Pulau Morotai di Maluku Utara.

Anggota DPRD mengklaim bahwa Kepala Bappeda tidak sopan menjawab pertanyaan ketika rapat. Kericuhan dimulai setelah anggota DPRD menanyakan mengenai pinjaman 200 Milliar Rupiah dari Pemerintah Pusat.

Fadli menjelaskan, kata tidur seharusnya tidak diucapkan karena pembahasan yang dilakukan mengenai hajat hidup rakyat yang tidak boleh dikerjakan dengan main-main. Oleh sebab itu, imbuh Fadli, pihaknya merasa dilecehkan.

Baca Juga:  LSM PRO RAKYAT Tempuh Jalur Konstitusi, Uji Undang-Undang ke MK Demi Penegakan Hukum Tanpa Kompromi

Di sisi lain, Kepala Bappeda Abjan Sofyan bahwa dalam rapat tersebut pihaknya sudah menjelaskan kepada anggota DPRD bahwa perubahan APBD bisa melalui peraturan kepala daerah.

Namun lantaran dirinya merasa terpojok oleh pertanyaan tersebut, ia akhirnya mengatakan kata-kata yang menyinggung Anggota DPRD.

“Saya selaku pemerintah dalam hal ini saya memohon maaf,” ujar Abjan.

Hingga artikel ini dibuat, video unggahan Jovanka tersebut memancing komentar-komentar warganet.

“Menurut saya jawabannya ini sarkas aja buat anggota dewan yang sok-sokan galak sama pemda, sementara aslinya ya tidur-tiduran aja pas rapat. Disini pemdanya merasa sudah kerja keras tapi masih aja di maki maki. Mungkin begitu,” kata akun @kopi***

“Kok menurut gue jawaban “tidur” dari Kepala Bappeda itu buat sarkas ke anggota dewan yang lagi marah-marah itu. Ya secara anggota dewan kan kebanyakan kerjaannya tidur dan berwisata aja,” celetuk warganet lainnya. (Net/Red)

Berita Populer

Ketua Harian YALPK GROUP Menduga Ada Pelanggaran Proses Akta Jaminan Fidusia oleh Leasing

Jawa Timur, Sidoarjo (HO) - Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan oleh Yayasan Advokasi Lembaga Perlindungan Konsumen (YALPK GROUP), ditemukan dugaan pelanggaran oleh leasing atau...

LSM PRO RAKYAT Adukan Darurat Korupsi Lampung ke Presiden Prabowo

Kasus Besar Mandek, Penegakan Hukum Melemah Bandar Lampung (HO) - Kondisi pemberantasan korupsi di Provinsi Lampung kembali menjadi sorotan. Lembaga Swadaya Masyarakat PRO RAKYAT secara...
error: Content is protected !!