Senin, Mei 4, 2026

Wujudkan Rutan Kelas IIA Ambon Yang Bebas Narkoba Lewat Tes Urine Secara Berkala

Ambon (HO) – Upaya untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus digalakkan oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pelaksanaan tes urine secara berkala terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) maupun petugas Kegiatan tes urine kembali dilaksanakan pada Jumat (4/7/2025).

Petugas kesehatan serta tim pengawasan dari internal rutan. Tes ini dilakukan secara acak dengan pengawasan ketat, guna memastikan kejujuran dan akurasi hasil pemeriksaan. Selain sebagai deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba, pelaksanaan tes urine juga menjadi upaya membangun budaya disiplin dan kesadaran kolektif akan pentingnya lingkungan yang sehat dan bebas dari zat terlarang.

Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Ferdika Canra, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata jajaran rutan dalam mendukung program nasional Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba.

Baca Juga:  Ketua Adat Lampung Pepadun Gedongtataan Desak Polisi Tangkap Muallim Taher 

“Tes urine berkala bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi langkah preventif untuk memastikan bahwa proses pembinaan berlangsung dalam suasana yang aman dan kondusif. Ini juga bagian dari komitmen kami dalam menjaga integritas lembaga pemasyarakatan,” tegas Ferdika.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan program pembinaan tidak hanya bergantung pada materi yang diajarkan kepada WBP, tetapi juga sangat ditentukan oleh kondisi lingkungan tempat mereka menjalani masa pidana. “Lingkungan yang bersih dari narkoba menjadi fondasi penting agar proses pembinaan berjalan efektif. Karena itu, kami tak akan ragu untuk melakukan pemeriksaan berkala maupun insidental demi menjaga integritas ini,” lanjutnya.

Pelaksanaan tes urine ini disambut baik oleh WBP maupun petugas. Mereka menilai langkah ini penting untuk menjaga keteraturan serta menunjukkan bahwa rutan tidak memberi toleransi terhadap segala bentuk penyimpangan, termasuk penyalahgunaan narkotika. Dari hasil pemeriksaan kali ini, seluruh sampel urine menunjukkan hasil negatif, sebuah capaian yang menunjukkan keberhasilan pengawasan dan pembinaan yang telah dijalankan.

Baca Juga:  Warga Terdampak PT Juang Jaya : Kami Hanya Kebagian Lalat dan Limbah, Kinerja DLH Sangat Lambat

Salah satu WBP yang mengikuti tes urine menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.

“Buat kami, ini bukan hanya tes, tapi juga pengingat bahwa kami harus terus berubah dan menjauhi hal-hal yang merusak,” ujarnya.

Rutan Ambon berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan dan pembinaan dengan berbagai pendekatan, termasuk melalui kegiatan edukatif dan penyuluhan tentang bahaya narkotika. Seluruh jajaran diinstruksikan untuk tidak lengah dan terus memantau dinamika di dalam rutan secara cermat.

Dengan pelaksanaan tes urine secara berkala ini, Rutan Ambon berharap dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih aman, bersih, dan produktif, serta mampu menjadi tempat pembinaan yang benar-benar mendukung proses perubahan perilaku bagi para WBP.  (Red)

Berita Populer

Perkuat Komitmen, Disdikbud dan Disdukcapil Lampung Gelar Perjanjian Kerja Sama

Lampung (HO) - Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat komitmen dalam pemutakhiran data pendidikan pada Kartu Keluarga (KK) sebagai upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), melalui...

Ketua Adat Lampung Pepadun Gedongtataan Desak Polisi Tangkap Muallim Taher 

Pesawaran (HO) - Ketua Adat Tiyuh Gedongtataan Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung Mad Nur Gelar Paksi Ulangan memenuhi undangan penyidik Polres Pesawaran untuk...
error: Content is protected !!