Minggu, Juni 28, 2026

Riana Jokowi Kunjungi Lapas Perempuan, Sebut WBP Bekali Keterampilan Keluar Mandiri

Lampung (HO) – Ibu Presiden Republik Indonesia (RI) Iriana Joko Widodo bersama para anggota OASE KIM mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II A Bandar Lampung, Kota Bandar Lampung dan meninjau kegiatan keterampilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu, (8/3/2023).

“Di sini kita berkunjung di lapas perempuan, ternyata warga binaan ini sangat senang sekali sudah ada pembinaan, masing-masing bisa punya keterampilan,” ucap Ibu Iriana usai peninjauan.

Ibu Presiden RI Riana Jokowi Kunjungi Lapas Perempuan Kelas II A Bandar Lampung Provinsi Lampung

Ibu Iriana berharap agar nantinya, warga binaan yang sudah bisa meninggalkan lapas dapat hidup mandiri dengan menggunakan keterampilan yang diperoleh.

“Nanti warga binaan yang keluar dari sini bisa mandiri,” ucap Ibu Iriana.

Senada, Ketua Bidang 3 OASE KIM Loemongga Kartasasmita berharap dengan diberikannya pembinaan tersebut, warga binaan yang telah keluar dari lapas nantinya dapat memiliki kesempatan pekerjaan dengan keterampilan yang telah dimiliki.

“Nantinya juga kami harapkan warga binaan keluar lapas, mereka bisa memiliki kesempatan atau alternatif pekerjaan karena keterampilan yang kami sampaikan ini bisa memiliki kesempatan yang lebih baik, keluar dari sini itu ada bayangan mereka bisa ngapain aja,” terangnya.

Ibu Presiden RI Riana Jokowi Kunjungi Lapas Perempuan Kelas II A Bandar Lampung Provinsi Lampung

Lebih lanjut, Loemongga menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh OASE KIM tersebut telah dilaksanakan selama tiga minggu dengan memberikan keterampilan dalam hal kerajinan tangan dan kuliner.

“Kami dari Bidang 3 mewakili OASE Kabinet Indonesia Maju melakukan pembinaan selama tiga minggu yang lalu hingga kemarin. Jadi pembinaannya itu adalah di bidang kuliner, kemudian juga diberikan beberapa keterampilan kerajinan,” sebutnya.

Adapun keterampilan yang diberikan pada warga binaan tersebut diantaranya keterampilan dalam membuat tapis, kerajinan tradisional sulam benang asal Lampung. Loemongga menyebut para warga binaan di sana diajarkan untuk membuat tapis yang lebih modern.

“Diberikan pengetahuan dan cara-cara untuk bisa membuat tapis yang lebih modern sehingga bisa lebih bersaing dan bisa menjadi bekal bagi warga binaan kelak kalau sudah keluar dari lapas ini,” pungkasnya.

Berita Populer

Masyarakat Pringsewu Desak Polda Lampung dan BPH Migas Tindak Tegas Jaringan Mafia BBM, SPBU Melanggar Diminta Dicabut Izinnya

Pringsewu (HO) – Masyarakat Kabupaten Pringsewu, Lampung, kembali menyuarakan keprihatinan atas dugaan masih maraknya praktik pelangsiran BBM bersubsidi yang diduga melibatkan sejumlah SPBU di...

Kejari Pesawaran Diminta Segera Periksa Kades Deni Asroni, Masyarakat Ancam Aksi Jika Tak Segera Tindaklanjuti

Pesawaran (HO) - Masyarakat Desa Munca, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, semakin serius menindaklanjuti sejumlah kejanggalan yang terjadi di wilayahnya. Selain adanya dugaan...
error: Content is protected !!