Senin, Mei 4, 2026

Riana Jokowi Kunjungi Lapas Perempuan, Sebut WBP Bekali Keterampilan Keluar Mandiri

Lampung (HO) – Ibu Presiden Republik Indonesia (RI) Iriana Joko Widodo bersama para anggota OASE KIM mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II A Bandar Lampung, Kota Bandar Lampung dan meninjau kegiatan keterampilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu, (8/3/2023).

“Di sini kita berkunjung di lapas perempuan, ternyata warga binaan ini sangat senang sekali sudah ada pembinaan, masing-masing bisa punya keterampilan,” ucap Ibu Iriana usai peninjauan.

Ibu Presiden RI Riana Jokowi Kunjungi Lapas Perempuan Kelas II A Bandar Lampung Provinsi Lampung

Ibu Iriana berharap agar nantinya, warga binaan yang sudah bisa meninggalkan lapas dapat hidup mandiri dengan menggunakan keterampilan yang diperoleh.

“Nanti warga binaan yang keluar dari sini bisa mandiri,” ucap Ibu Iriana.

Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Kantor Pertanahan Pesawaran Luncurkan Inovasi Pengukuran Terjadwal

Senada, Ketua Bidang 3 OASE KIM Loemongga Kartasasmita berharap dengan diberikannya pembinaan tersebut, warga binaan yang telah keluar dari lapas nantinya dapat memiliki kesempatan pekerjaan dengan keterampilan yang telah dimiliki.

“Nantinya juga kami harapkan warga binaan keluar lapas, mereka bisa memiliki kesempatan atau alternatif pekerjaan karena keterampilan yang kami sampaikan ini bisa memiliki kesempatan yang lebih baik, keluar dari sini itu ada bayangan mereka bisa ngapain aja,” terangnya.

Ibu Presiden RI Riana Jokowi Kunjungi Lapas Perempuan Kelas II A Bandar Lampung Provinsi Lampung

Lebih lanjut, Loemongga menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh OASE KIM tersebut telah dilaksanakan selama tiga minggu dengan memberikan keterampilan dalam hal kerajinan tangan dan kuliner.

Baca Juga:  Gejolak Desa Munca, Dugaan Korupsi APBDes Resmi Dilaporkan ke Kejari Pesawaran

“Kami dari Bidang 3 mewakili OASE Kabinet Indonesia Maju melakukan pembinaan selama tiga minggu yang lalu hingga kemarin. Jadi pembinaannya itu adalah di bidang kuliner, kemudian juga diberikan beberapa keterampilan kerajinan,” sebutnya.

Adapun keterampilan yang diberikan pada warga binaan tersebut diantaranya keterampilan dalam membuat tapis, kerajinan tradisional sulam benang asal Lampung. Loemongga menyebut para warga binaan di sana diajarkan untuk membuat tapis yang lebih modern.

“Diberikan pengetahuan dan cara-cara untuk bisa membuat tapis yang lebih modern sehingga bisa lebih bersaing dan bisa menjadi bekal bagi warga binaan kelak kalau sudah keluar dari lapas ini,” pungkasnya.

Berita Populer

Hardiknas 2026: Momentum Teguhkan Semangat Bangun Pendidikan Nasional

Pesawaran (HO) - Pemerintah Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Lapangan Pemkab Pesawaran, Senin (4/5/2026). Upacara...

Perkuat Komitmen, Disdikbud dan Disdukcapil Lampung Gelar Perjanjian Kerja Sama

Lampung (HO) - Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat komitmen dalam pemutakhiran data pendidikan pada Kartu Keluarga (KK) sebagai upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), melalui...
error: Content is protected !!