Senin, Mei 4, 2026

Peletakan Batu Pertama Gereja GBI Wiyono, Bupati: Simbol Toleransi Umat Beragama di Pesawaran

Pesawaran (HO) – Acara Peletakan Batu Pertama pembangunan Gedung Gereja Bethel Indonesia (GBI) yang terletak di Jalan Raya Jenderal Ahmad Yani No. 12, Desa Wiyono, Kecamatan Gedong Tataan resmi dilakukan pada Selasa, (17/6/2025). Momentum ini sekaligus menjadi semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Pesawaran.

Acara peletakan batu pertama dihadiri oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Plt. Kabag Kesra, Camat Gedong Tataan, perwakilan Polsek Gedong Tataan, Danramil, Kepala Desa Wiyono, serta unsur pimpinan gerejawi.

Dalam laporannya, Ketua Pembangunan J. Purba menjelaskan bahwa Gereja GBI Wiyono yang berdiri sejak tahun 1993 kini sudah berusia 32 tahun dan mengalami kerusakan seiring berjalannya waktu serta meningkatnya jumlah jemaat. Oleh karena itu, pihaknya berinisiatif membangun gedung baru berukuran 11 x 16 meter dengan total anggaran senilai Rp800 juta.

Baca Juga:  Warga Terdampak PT Juang Jaya : Kami Hanya Kebagian Lalat dan Limbah, Kinerja DLH Sangat Lambat

“Kami memulai hari ini dengan peletakan batu pertama sebagai simbol semangat kebersamaan. Kami mohon dukungan semua pihak dalam bentuk doa dan dana agar pembangunan ini dapat segera terwujud,” ungkap J. Purba.

Bupati Dendi Ramadhona dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan gereja yang memiliki sejarah panjang dan telah membentuk generasi yang peduli terhadap kehidupan beragama.

“Pesawaran adalah daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi. Saya yakin, pembangunan ini bisa segera selesai jika kita semua bersatu dalam doa, kerja keras, dan gotong royong,” ujar Bupati.

Baca Juga:  BPN Bandar Lampung Luncurkan Layanan Ukur Tanah Terjadwal, Bisa Booking Online

Bupati menyebut, pembangunan Rumah Ibadah ini adalah wujud kerja keras bersama dilandasi rasa persaudaraan di masyarakat. Tanpa kebersamaan, kerjasama, dan gotong royong, maka usaha-usaha yang dilakukan akan kurang maksimal.

“Saya berharap, setelah pembangunan Gereja ini selesai agar dapat dimanfaatkan dengan sepenuh hati sebagai sarana peribadatan dan persekutuan umat. Semoga jemaat akan semakin tumbuh dan berpacu untuk semakin rajin dan taat beribadah, bersekutu dan melayani sehingga nantinya dapat menumbuhkan kualitas iman,” tutup Bupati. (Red)

Berita Populer

Hardiknas 2026: Momentum Teguhkan Semangat Bangun Pendidikan Nasional

Pesawaran (HO) - Pemerintah Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Lapangan Pemkab Pesawaran, Senin (4/5/2026). Upacara...

Perkuat Komitmen, Disdikbud dan Disdukcapil Lampung Gelar Perjanjian Kerja Sama

Lampung (HO) - Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat komitmen dalam pemutakhiran data pendidikan pada Kartu Keluarga (KK) sebagai upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), melalui...
error: Content is protected !!