Selasa, November 3, 2026

Fakta Baru Terungkap, Selain Buku Oknum Disdik Pringsewu Diduga Terlibat Afirmasi

Pringsewu (HO) – Keterlibatan Kepala Bidang (Kabid) Dikdas Disdikbud Pringsewu Aniza Dwi Gardika terkait dugaan korupsiĀ  pengadaan buku di Pringsewu Provinsi Lampung makin terang benderang. Hal tersebut mengemuka setelah ditemukan fakta baru bahwa pengadaan Afirmasi ratusan juta di Pringsewu pada 2024 melibatkan adik kandungnya yang merupakan kepala sekolah di salah satu SMK swasta setempat Bernard Abbas.

Kepala Bidang (Kabid) Dikdas Disdikbud Pringsewu Aniza Dwi Gardika

“Kita sudah mendapat informasi akurat, Afirmasi 2024 yang bermain di bawah itu Bernard adik kandung Kabid Dikdas Pringsewu Aniz, yang di lapangan namanya Fredi Wibisono,” ungkap sumber, Kamis (27/2/2025).

Hal ini sangat disayangkan karena sebagai kepala sekolah tidak sepatutnya mengambil keuntungan dari pengadaan afirmasi.

“Kami menyesalkan, jangan mentang-mentang kakaknya pejabat di disdik lalu dapat mengatur pembelian kepentingan sekolah berupa barang elektronik, itu kan uang negara,” ujarnya.

“Pembagian fee nya 5% buat kepala sekolah, dinas 3%, itu aturan main afirmasi,” sambungnya.

Sayangnya Fredy Wibisono saat hendak dikonfirmasi ponsel dan WhatsApp dengan nomor 0821 8664 xxxx dalam keadaan tidak aktif.

Sedangkan terkait buku ada juga fakta baru yang ditemukan, Aniza Dwi Gardika mengatur semua buku yang beredar di SD maupun SMP yang ada di Pringsewu dengan membekali perusahaan yang hendak masuk menyuplai buku dengan kopelan.

“Ya artinya itu rekomendasi dari dinas, kalau tidak ada rekomendasi ya gak bisa masukin buku bang, artinya yang direkom sudah siap dengan pembagian fee,” sebutnya.

Dirinya mengatakan, jika diperiksa APH dugaan fee pengadaan buku tahun anggaran 2023 dan 2024 akan terbongkar karena praktiknya di lapangan dilakukan terkesan semberono.

“Bahkan dugaan bagi-bagi fee pengadaan buku dari tahun-tahun sebelumnya akan terbongkar, karena sebelum barang itu masuk sudah diatur perusahaan-perusahaan yang dituju karena sudah dikasih rekomendasi dinas,” kata dia. (Red)

Diberitakan sebelumnya dengan link: https://handalonline.com/2025/02/26/masyarakat-pringsewu-laporkan-korupsi-buku-beberapa-pejabat-terlibat/

Berita Populer

Akui Dana Desa Dipakai Bayar Pengacara, Mantan Kades Bangunan Menangis di Sidang Tipikor

Bandar Lampung (HO) – Persidangan kasus dugaan korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, memasuki agenda pembacaan...

Slamet Riyadi Ketua DPC APDESI Merah Putih Pringsewu Berpesan: Usai Pilkakon, Rangkul Semua Pihak dan Bersatu Membangun Pekon

Pringsewu (HO) - Ketua DPC APDESI Merah Putih Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung Slamet Riyadi menyatakan bahwa tahapan Pilkakon di 59 Pekon pada Selasa 27 Oktober secara keseluruhan berjalan lancar. Sebanyak 58...
error: Content is protected !!