Selasa, Juni 16, 2026

Lapas Narkotika Bandar Lampung Gandeng Poltekkes Tanjung Karang Gelar Penyuluhan Dampak Napza

Bandar Lampung (HO) – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku hidup sehat bagi warga binaan, Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung menggelar penyuluhan kesehatan terkait Narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya baik zat alami atau sintetis (Napza) yang bekerjasama dengan Politeknik Kesehatan Kemenkes Tanjung Karang, Selasa (12/9)/2023).

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung Porman Siregar mengungkapkan kegiatan ini merupakan implementasi dari kerjasama dan sinergitas yang dibangun dengan Politeknik Kesehatan Kemenkes Tanjung Karang.

“Kegiatan ini juga merupakan kegiatan lanjutan dari program pembinaan kesehatan fisik dan psikososial bagi petugas dan warga binaan pemasyarakatan. Adapun, tujuannya guna meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku bagi WBP menjadi perilaku hidup sehat,” ungkapnya.

Lapas Narkotika Bandar Lampung Gandeng Poltekkes Tanjung Karang Gelar Penyuluhan Dampak Napza

Selanjutnya, penyuluhan ini juga termasuk dalam rangkaian kegiatan kerjasama yang telah di jadawalkan dalam periode antara Poltekes Tanjung karang dengan Lapas Narkotika Bandar Lampung Januari – Juni 2023. Adapun materi ang disampaikan tentang ‘Dampak Penyalahgunaan Napza ke Organ Hati’.

“Dengan diselenggarakannya kegiatan ini pihak Lapas berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran warga binaan terkait pola hidup sehat khususnya dampak buruk dari narkoba,” tutur Kalapas.

Diketahui, kegiatan ini bertempat di Aula Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, kegiatan penyuluhan kesehatan dihadiri juga oleh Tim Klinik Lapas Narkotika Bandar Lampung. (Red/Rls)

Berita Populer

Putus Mata Rantai Penyakit Menular, Puskesmas Simpur Luncurkan Inovasi ‘LENTERA BIRU’

Bandar Lampung (HO) - Puskesmas Simpur terus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Langkah strategis ini dibuktikan dengan diluncurkannya inovasi layanan...

Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Perlu Evaluasi Menyeluruh, Berpotensi Membebani Keuangan Negara

Masyarakat Dorong Prioritas Infrastruktur, Pendidikan, Pelayanan Kesehatan Gratis Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dinilai perlu dievaluasi secara menyeluruh...
error: Content is protected !!