Berdayakan WBP, Lapas Perempuan Kelas IIA Balam Bersinergi PT Bukit Asam Tbk Tarahan

 Editor: M.Ismail 
Berdayakan WBP, Lapas Perempuan Kelas IIA Balam terus bersinergi dengan PT Bukit Asam Tbk Tarahan

Bandar Lampung (HO) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung (Balam) dan PT. Bukit Asam, Tbk Tarahan terus bersinergi dalam mengembangkan potensi serta memberdayakan Warga Binaan Pemasyarakatan perempuan dalam membuat kerajinan dari olahan bahan dasar limbah Bambu. Selasa (29/11/2022).

Kalapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung Putranti Rahayu, Bc, IP, S.H, menerangkan, Jika biasanya bambu digunakan sebagai bahan bangunan, perabotan rumah tangga, tusuk sate dan sebagainya, kali ini Lapas Perempuan Bandar Lampung justru memanfaatkan limbah bambu yang dapat dibentuk menjadi aneka kerajinan-kerajinan yang bernilai jual.

Baca Juga:  Ciptakan Standar Pelayanan, Kanwil Kemenkumham Lampung Gelar Sosialisasi Teknis Pemasyarakatan
Kalapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung Putranti Rahayu, Bc, IP, S.H, (tengah) poto bersama WBP

“Kegiatan ini dilakukan di Area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE-red) Lapas Perempuan Bandar lampung, diikuti 5 orang narapidana perempuan yang telah memenuhi syarat untuk melaksanakan asimilasi. PT Bukit Asam Tbk Tarahan sendiri menyelenggarakan pelatihan dan pemberdayaan narapidana juga sebagai bentuk pengabdian BUMN kepada masyarakat,” terangnya.

Dikatakan nya, Melalui pelatihan dan program pemberdayaan narapidana perempuan tersebut, LPP Lampung telah menghasilkan berbagai macam kerajinan berbahan dasar bambu.

“Adapun produk-produk yang dihasilkan berupa kotak tisu, dompet, kotak hantaran, kotak / keranjang parcel, vas bunga, lukisan dari serat bambu, dan kotak cincin,” sebutnya.

Baca Juga:  Tokoh Masyarakat Dorong Polres Pesawaran Periksa Kades Sinarjati Dugaan Korupsi DD

Putranti Rahayu, Bc, IP, S.H, sangat berterimakasih dan mengapresiasi atas kerja sama yang terselenggara dengan PT. Bukit Asam Tarahan.

“Karena dengan diadakannya pelatihan ini, saya berharap kegiatan ini nantinya dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga dapat membuka wawasan tentang alternatif pilihan lapangan pekerjaan bagi warga binaan setelah mereka selesai menjalani masa pidananya nanti,” pungkas Kalapas Perempuan, Putranti Rahayu. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here