Selasa, Juni 16, 2026

Baku Tembak, Dua Anggota KKB Tewas, Satu Lari Kondisi Luka Parah

Jakarta (HO) – Sejumlah teroris KKB terlibat baku tembak dengan Satgas Nemangkawi TNI-Polri. Dua anggota KKB (kelompok kriminal bersenjata) dikabarkan tewas akibat peristiwa tersebut.

Kontak tembak itu terjadi di jembatan Kampung Mayuberi, Distrik Ilaga Utara, Puncak, pada Minggu (16/5/2021), pukul 03.19 WIT.

TNI-Polri menembak tiga teroris KKB kelompok Lekagak Talenggeng dengan dua orang di antaranya tewas dan satu orang melarikan diri dengan kondisi tertembak.

Setelah penembakan tersebut, Satgas Nemangkawi melakukan penyisiran dan menemukan sejumlah barang bukti.

Petugas menemukan dua mayat anggota KKB, 1 pucuk senjata organik jenis Moser 7,62, 1 buah HT, amunisi 17 butir, 4 selongsong peluru, 1 bendera bintang kejora, hingga uang Rp 14.400.000.

“Hari ini Satgas Gakkum Nemangkawi akan melakukan olah TKP,” kata Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes Iqbal dalam keterangan tertulis.

Kamp Mayuberi saat ini dikuasai TNI-Polri. Satgas terus berupaya mengejar terhadap kelompok teroris yang saat ini berada di zona mini (Mimika, Intan Jaya, Nduga, dan Ilaga/Puncak).

“Situasi di kota Kabupaten Puncak Distrik Ilaga kota saat ini sangat kondusif. Aktivitas warga seperti biasa, baik kegiatan ibadah gereja maupun kios-kios di pasar ramai penjual dan pembeli,” ujar Iqbal. Tidak ada korban dari masyarakat dan TNI-Polri dalam kontak tembak ini. (Red)

Berita Populer

Putus Mata Rantai Penyakit Menular, Puskesmas Simpur Luncurkan Inovasi ‘LENTERA BIRU’

Bandar Lampung (HO) - Puskesmas Simpur terus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Langkah strategis ini dibuktikan dengan diluncurkannya inovasi layanan...

Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Perlu Evaluasi Menyeluruh, Berpotensi Membebani Keuangan Negara

Masyarakat Dorong Prioritas Infrastruktur, Pendidikan, Pelayanan Kesehatan Gratis Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dinilai perlu dievaluasi secara menyeluruh...
error: Content is protected !!