Selasa, Desember 9, 2025

Siswi SMK Gantung Diri, Ini Pesan Kepada Sang Pacar

Pesawaran (HO) – Salah satu siswi SMK di Kabupaten Pesawaran Lampung, berinisial RS (17) ditemukan bunuh dengan cara gantung diri di kamarnya yang bertempat di Desa Way Harong Kecamatan Way Lima, Jumat (7/5/2021).

Jasad siswi kelas XIII di salah satu SMK Kecamatan Kedondong tersebut pertama kali ditemukan oleh ibunya.

“Awal mula saya mendengar ibunya RS menjerit histeris dan langsung saya lihat RS sudah tergeletak, karena bambu di kamar RS yang di pakai untuk mengikat tali dasi itu patah, kejadian sekitar pukul 16.00 Wib dan mukannya sudah membiru,” ungkap salah seorang saksi di tempat kejadian.

Menurut Selvi, RS sebelumnya tidak terlihat murung dan tidak ada masalah apa-apa.

Baca Juga:  LSM PRO RAKYAT Adukan Darurat Korupsi Lampung ke Presiden Prabowo

“Sebelumnya RS tidak terlihat murung, memang kesehariannya RS sangat tertutup, meskipun ada masalah tidak pernah cerita,” ujarnya.

Windi(16) saudara sekaligus teman korban saat dimintai keterangan mengungkapkan sempat membaca pesan WhatsApp yang disampaikannya oleh RS kepada kekasihnya.

“Besok Lo ngelayat tempat w karena w mau bunuh diri, itu WA RS ke cowoknya,” terang Windi.

“Jangan menyalahkan siapa-siapa, ini bukan masalah cinta atau apa ini karena saya sudah lelah hidup, jadi jangan salahkan siapa-siapa,” timpalnya membacakan isi WA yang disimpan RS.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kedondong, Bripka Andhika Ramadhona menuturkan, korban melakukan bunuh diri di kamarnya dan ditemukan pertama kali oleh ibunya.

Baca Juga:  Pelayanan MCF Bandar Lampung Dikeluhkan, Admin Persulit Ambil BPKB

Pihaknya yang turun ke Tempat Kejadian Perkara langsung melakukan koordinasi dengan tim INAFIS Polres Pesawaran dan juga petugas medis dari Puskesmas Kota dalom.

“Kami langsung koordinasi dengan tim INAFIS dan medis, untuk sementara tidak ditemukan bekas kekerasan dan murni bunuh diri,” tuturnya.

Terkait motif, Andhika menerangkan bahwa korban melakukan bunuh diri karena sudah lelah hidup dikuatkan dengan bukti Chat WA yang disimpan korban.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan, ini murni bunuh diri, dan keluarga korban tadi sudah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi,” pungkasnya. (Red)

Berita Populer

Desak Copot Kepala BPKP Lampung, LSM PRO RAKYAT Datangi BPK RI dan Surati Presiden Prabowo

Sekretaris Umum Menilai Perwakilan BPK Provinsi Lampung Lakukan Pemeriksaan Tidak Sesuai Standar Lampung (HO) - Menjelang Tutup Buku Tahun Anggaran 2025, Ketua Umum LSM PRO...

Ketua Harian YALPK GROUP Menduga Ada Pelanggaran Proses Akta Jaminan Fidusia oleh Leasing

Jawa Timur, Sidoarjo (HO) - Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan oleh Yayasan Advokasi Lembaga Perlindungan Konsumen (YALPK GROUP), ditemukan dugaan pelanggaran oleh leasing atau...
error: Content is protected !!