Minggu, Mei 10, 2026

Tanggulangi Kerusakan Lingkungan, Walhi Lampung, Gelar Diskusi Bersama Calon Walikota

Bandarlampung, (HO) – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Daerah Lampung menggelar diskusi publik terkait komitmen penanganan dan penanggulangan kerusakan lingkungan bersama pasangan calon wali kota Bandarlampung.

Acara digelar di Wood Stairs Cafe, Jalan Urip Sumoharjo, Way Halim, Kota Bandarlampung, dengan menghadirkan perwakilan sejumlah organisasi, akademisi, pemerhati lingkungan, dan calon wali kota Bandarlampung, Kamis (5/11/2020).

Hadir dalam acara tersebut calon wali kota nomor urut 1 Rycko Menoza SZP, calon nomor urut 2 Yusuf Kohar, sedangkan pasangkan nomor urut 3 Eva Dwiana diwakilkan oleh calon wakil wali kota Deddy Amarullah.

Dalam diskusi tersebut, Walhi Lampung menampilkan video berbagai permasalahan lingkungan hidup di Kota Bandarlampung yang sudah bertahun-tahun tidak tertangani oleh pemerintah, seperti banjir, sampah dan permukiman kumuh di Bandarlampung.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Deklarasikan SPMB 2026/2027 Bersih dan Transparan, Usung Semangat “No Titip, No Jastip”

Direktur Eksekutif Walhi Lampung Irfan Tri Musri mengatakan, diskusi ini dapat melihat gambaran bagaimana Kota Bandarlampung terkait lingkungan hidup pada lima tahun ke depan, mengingat kondisi lingkungan hidup di Bandarlampung saat ini sangat memprihatinkan.

Menanggapi hal tersebut, paslon nomor urut 1 Rycko Menoza SZP mengatakan permasalahan lingkungan di Bandarlampung harus dicari akar masalahnya, agar dapat ditangani dengan baik.

Dia mengatakan permasalahan sampah perlu dicarikan solusinya bekerja sama pemerintah di atasnya dan kabupaten sekitar, agar dicarikan tempat penampungan baru.

Kemudian, semua aparatur pemerintah bersama masyarakat juga harus digerakkan untuk melakukan pola hidup bersih, menanam pohon untuk upaya reboisasi atau penghijauan, agar ruang terbuka hijau di Bandarlampung bertambah untuk masyarakat.

Baca Juga:  Prof. Firmanto Laksana di PKPA UBL: PERADI Adalah 'Single Bar' yang Konstitusional

Calon wali kota nomor urut dua Yusuf Kohar mengatakan perlu adanya alokasi meningkatkan anggaran sarana untuk pengelolaan sampah 15 sampai 30 persen dari APBD Kota Bandarlampung.

Sedangkan calon wakil wali kota Deddy Amarullah mengakui sangat prihatin dengan berbagai permasalahan lingkungan di Bandarlampung seperti sampah, banjir dan lingkungan kumuh yang selama ini masih menjadi permasalahan di Bandarlampung.

Berbagai permasalahan lingkungan itu perlu penanganan secara terpadu ke depan dengan melibatkan para pihak di dalamnya. (Ant/red)

Berita Populer

Prof. Firmanto Laksana di PKPA UBL: PERADI Adalah ‘Single Bar’ yang Konstitusional

Bandar Lampung (HO) - Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) kembali menegaskan posisinya sebagai satu-satunya wadah tunggal (single bar) organisasi advokat yang sah secara konstitusional di...

Bangun Dunia Kerja Inklusif, Kemnaker Siap Dampingi Perusahaan Serap Tenaga Kerja Disabilitas

Blitar (HO) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pemenuhan hak kerja penyandang disabilitas di sektor industri melalui penciptaan lingkungan kerja yang...
error: Content is protected !!