Senin, Mei 4, 2026

Hokay Kaywood, Mengolah Limbah Kayu Jadi Jam Tangan Bernilai Tinggi

Serang (HO) – Brand kerajinan lokal Hokay Kaywood mengusung filosofi “Embracing Nature, Crafting Culture” dengan menghadirkan produk berbahan dasar limbah kayu yang diolah menjadi karya bernilai tinggi.

Rahmat, pengrajin jam kayu asal Banten, memanfaatkan limbah kayu jenis sonokeling, jati, serta kayu campuran untuk dijadikan berbagai produk kerajinan.

Di tangannya, sisa kayu yang kerap terbuang disulap menjadi jam tangan kayu dan beragam aksesori fungsional seperti talenan, dudukan handphone, passive speaker, hingga gantungan ID card.

Baca Juga:  Ketua Adat Lampung Pepadun Gedongtataan Desak Polisi Tangkap Muallim Taher 

Usaha kerajinan ini telah dirintis selama kurang lebih 10 tahun. Galeri dan pusat produksi Hokay Kaywood berlokasi di Kampung Ciekek, Babakan Keraton, Kabupaten Pandeglang.

“Untuk produk jam tangan kayu, Hokay Kaywood mematok harga mulai dari Rp500 ribu hingga Rp800 ribu per unit,” jelas Rahmat yang ikut meramaikan Pentas Budaya Hiburan dan Pameran UMKM dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) di Alun Alun Pancaniti, KP3 Serang, Sabtu (7/2/2026).

Baca Juga:  Hardiknas 2026: Momentum Teguhkan Semangat Bangun Pendidikan Nasional

Rahmat menyebutkan, material kayu yang digunakan memiliki daya tahan yang baik dan mampu bersaing dengan jam tangan pada umumnya.

Dalam memasarkan produknya, Hokay Kaywood memanfaatkan berbagai platform digital seperti media sosial Instagram, TikTok, serta marketplace Shopee.

“Kami juga aktif mengikuti berbagai kegiatan bazar sebagai sarana promosi dan memperluas jangkauan pasar,” pungkasnya. (Elka/Red)

Berita Populer

Hardiknas 2026: Momentum Teguhkan Semangat Bangun Pendidikan Nasional

Pesawaran (HO) - Pemerintah Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Lapangan Pemkab Pesawaran, Senin (4/5/2026). Upacara...

Perkuat Komitmen, Disdikbud dan Disdukcapil Lampung Gelar Perjanjian Kerja Sama

Lampung (HO) - Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat komitmen dalam pemutakhiran data pendidikan pada Kartu Keluarga (KK) sebagai upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), melalui...
error: Content is protected !!