“Mari kita sukseskan Pemungutan Suara Ulang ini, dengan hati jernih, rasa damai, aman dan kondusif”
Lampung (HO) – Terkuak nya kebohongan besar Aries Sandi Darma Putra dalam mengikuti calon Kepala Daerah di Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung pada Pemilu 2024, yang tidak memiliki pendidikan SMA sederajat sebagai salah satu syarat mutlak untuk mengikuti calon Kepala Daerah di Kabupaten Pesawaran pada Pemilu 2024, akhirnya terungkap dengan terang benderang.
Hal itu berdasarkan fakta-fakta dan bukti dalam persidangan yang di gelar di Mahkamah Konstitusi sehingga Aries Sandi Darma Putra Didiskualifikasi karena Aries Sandi dinilai tidak memenuhi syarat ijazah SLTA/sederajat sebagai syarat pencalonan bupati dengan Putusan Nomor 20/PHPU.BUP-XXIII/2025 yang di bacakan Ketua MK Suhartoyo pada Senin (24/2/2025) di Ruang Sidang Pleno, Gedung 1 MK.
Tentu kejadian ini melukai hati masyarakat Kabupaten Pesawaran karena Aries Sandi dengan sengaja memanipulasi dokumen Pendidikan SMA sederajat demi kepentingan pribadi untuk menipu sehingga masyarakat menjadi korban dan secara tanpa di sadari timbul ada nya percikan-percikan dan perpecahan dalam situasi politik.
“Ini sangat melukai hati kami selaku masyarakat Kabupaten Pesawaran, artinya kami selama ini dari tahun 2010 hingga tahun 2024, telah di bohongi oleh Aries Sandi Darma Putra, akibat diskualifikasi ini, MK memerintahkan KPU untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) tanpa keikutsertaan Aries Sandi. Partai politik,” ungkap Wahyu salah satu tokoh pemuda kabupaten setempat, Jumat (7/3/2025).
Aparat Penegak hukum Harus Mengusut Dengan Tuntas Sampai ke Akar-akarnya
Dengan adanya kejadian ini, kata Wahyu, dia berharap aparat penegak hukum baik kepolisian, kejaksaan yang ada di daerah maupun dipusat harus mengusut permasalahan ini dengan tuntas sampai ke akar-akarnya agar tidak terulang kembali dan tentu ini menjadi pelajaran untuk semua pihak yang terlibat dalam penyelenggara Pemilu.
Ajak PSU Dengan Hati Jernih
“Mari kita sukseskan Pemungutan Suara Ulang ini, dengan hati jernih, rasa damai, aman dan kondusif, jangan ada lagi saling fitnah, saling provokasi dan penyebaran opini-opini yang tidak bertanggungjawab, Sehingga PSU ini berjalan dengan sukses dan akan menciptakan pemimpin yang punya integritas untuk membangun Kabupaten Pesawaran lebih baik lagi,” ucapnya. (Red)
