Sabtu, Agustus 15, 2026

PWI Lampung Gelar Diskusi Publik, Gubernur Arinal : Literasi Digital Jadi Bekal Masyarakat

Lampung (HO) – Suksesnya program pembangunan di Provinsi Lampung membutuhkan masyarakat yang cerdas karena literasi digital harus menjadi bekal dalam menyaring informasi agar masyarakat khususnya di Provinsi Lampung proaktif dalam mendukung program pembangunan.

Pesan itu disampaikan oleh Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mewakili Gubernur Arinal Djunaidi saat membuka diskusi publik bertajuk Medsos Bukan Produk Pers, di hotel Golden Tulip, Bandarlampung, Kamis (27/7/2023).

“Terdapat tiga transformasi dalam rencana pembangunan nasional, termasuk di Provinsi Lampung, antara lain: transformasi sosial budaya, ekonomi serta tata kelola pemerintahan,” katanya.

PWI Lampung Gelar Diskusi Publik, Gubernur Arinal : Literasi Digital Jadi Bekal Masyarakat

Menurut Fahrizal, tiga transformasi pembangunan tersebut tidak akan tercapai saat masyarakat tidak bijak dalam mengakses informasi. Masyarakat yang cerdas mengakses informasi tidak akan terpapar noise atau informasi hoax yang menghambat pembangunan.

“Kecerdasan masyarakat dalam mengakses informasi juga menjadi filter terhadap noise atau isu yang menghambat pembangunan,” teraangnya.

Karenanya, dia berharap literasi digital harus menjadi bekal bagi masyarakat dalam menyaring informasi agar masyarakat khususnya di Provinsi Lampung proaktif dalam mendukung prohram pembangunan.

“Kita bercermin di negara maju, masyarakat sudah tidak lagi terpapar miss informasi sebab taraf kecerdasan masyarakat juga sudah meningkat,” tuturnya.

Diskusi publik menghadirkan tiga narasumber: Wakil Ketua Dewan Pers, Agung Darmajaya, Konsultan digital medsos, Ruli Nasrullah serta Akademisi Unila, Guntur Purboyo.

Sementara, Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah mengatakan diskusi publik itu menjadi rangkaian Hari Pers Nasional lokal.

“Rangkaian itu terdiri dari Uji Kompetensi Wartawan, Ziarah ke makam para pendahulu PWI Lampung, kemudian Aksi peduli lingkungan se Sumatera bertajuk Sumatera Clean Up serta diskusi publik,” kata Wira.

Wira juga berpesan, diskusi publik dapat menjadi media sosialisasi kepada masyarakat agar bijak bermedia sosial dan cerdas dalam mengakses informasi.

“Profesi jurnalis haruslah berfungsi sebagai clearing house atau rumah penjernih bagi informasi yang beredar luas di masyarakat,” pesan Wira. (Red)

Berita Populer

Semarak HUT RI ke-81, Desa Negeri Sakti Gelar Jalan Sehat, Ratusan Warga Antusias Ikuti Kegiatan

Pesawaran (HO) – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung,...

Pengibaran Merah Putih di Menara 74 Meter, Puslatpurmar 8 Teluk Ratai Kobarkan Semangat Kemerdekaan

Lampung (HO) - Pengibaran Merah Putih dilakukan Prajurit Puslatpurmar 8 Teluk Ratai di puncak Menara Telkomsel setinggi 74 meter di Desa Gebang, Kecamatan Teluk...
error: Content is protected !!