Selasa, Mei 5, 2026

Gajah Liar Teror Pemukiman Penduduk, Warga Pekon Sedayu Resah

Tanggamus (HO) – Masyarakat Pekon Sedayu Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus Lama di hantui rasa ketakutan karena kemunculan gajah liar yang sering meneror perkebunan dan pemukiman warga setempat.

Kegiatan jaga malam tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Pekon Sedayu Sadi Fredianto bersama Sekdes, Kaur, Kasi, Kadus, Ketua BHP Sutrisno dan di bantu Pekon Sukaraja beserta jajarannya kemudian dari Satgas Komplik Satwa Liar yang di Ketuai Dwi Apri Handoyo bersama anggotanya dan juga warga masyarakat Pekon Sedayu guna menghalau agar gajah liar tersebut tidak masuk ke Perkebunan dan merusak pemukiman warga.

Baca Juga:  Warga Terdampak PT Juang Jaya : Kami Hanya Kebagian Lalat dan Limbah, Kinerja DLH Sangat Lambat

Kepala Pekon Sedayu Sadi Fredianto mengatakan terkait kemunculan gajah tersebut, warga masyarakat Pekon Sedayu khawatir hewan bertubuh besar tersebut tidak hanya merusak perkebunan warga, akan tetapi di khawatirkan bisa merusak rumah warga.

“Tidak hanya itu untuk mengantisipasi gajah liar tersebut kembali masuk dia menghimbau masyarakat Pekon Sedayu untuk selalu waspada dan melakukan ronda malam, upaya jaga malam tersebut untuk mengantisipasi agar gajah liar tidak masuk kembali keperkebunan warga,” ungkapnya Kepada Media Handalonline.com Sabtu, (15/4/2023).

Dia berharap, semoga dengan kegiatan ronda malam ini, gajah-gajah liar tersebut tidak masuk ke perkebunan warga lagi, masyarakat juga bisa tenang dalam beraktivitas mengelola perkebunannya masing-masing.

Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Kantor Pertanahan Pesawaran Luncurkan Inovasi Pengukuran Terjadwal

Menurut keterangan masyarakat Pekon Sedayu Marsono yang rumahnya berdampingan dengan dengan hutan kawasan, Gajah-gajah liar tersebut memang sering menampakan diri memasuki perkebunan warga.

“Dikarenakan komoditas warga masyarakat di atas, para petani menanam jagung maka dari itu warga bersama Satgas berupaya menghalau agar gajah liar tersebut tidak masuk ke perkebunan jagung dan merusak tanaman yang lain, karena jika setiap malam gajah liar tersebut tidak di halau bisa masuk kembali,” ucapnya. (Red)

Berita Populer

Kajati Lampung Lantik Wakajati dan Kajari Lampung Timur

Lampung (HO) - Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Danang Suryo Wibowo, SH, LLM., beserta pejabat dilingkungan Kejati Lampung melaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan dari...

Hardiknas 2026: Momentum Teguhkan Semangat Bangun Pendidikan Nasional

Pesawaran (HO) - Pemerintah Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Lapangan Pemkab Pesawaran, Senin (4/5/2026). Upacara...
error: Content is protected !!