Tanggamus (HO) – Masyarakat Pekon Sedayu Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus Lama di hantui rasa ketakutan karena kemunculan gajah liar yang sering meneror perkebunan dan pemukiman warga setempat.
Kegiatan jaga malam tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Pekon Sedayu Sadi Fredianto bersama Sekdes, Kaur, Kasi, Kadus, Ketua BHP Sutrisno dan di bantu Pekon Sukaraja beserta jajarannya kemudian dari Satgas Komplik Satwa Liar yang di Ketuai Dwi Apri Handoyo bersama anggotanya dan juga warga masyarakat Pekon Sedayu guna menghalau agar gajah liar tersebut tidak masuk ke Perkebunan dan merusak pemukiman warga.
Kepala Pekon Sedayu Sadi Fredianto mengatakan terkait kemunculan gajah tersebut, warga masyarakat Pekon Sedayu khawatir hewan bertubuh besar tersebut tidak hanya merusak perkebunan warga, akan tetapi di khawatirkan bisa merusak rumah warga.
“Tidak hanya itu untuk mengantisipasi gajah liar tersebut kembali masuk dia menghimbau masyarakat Pekon Sedayu untuk selalu waspada dan melakukan ronda malam, upaya jaga malam tersebut untuk mengantisipasi agar gajah liar tidak masuk kembali keperkebunan warga,” ungkapnya Kepada Media Handalonline.com Sabtu, (15/4/2023).
Dia berharap, semoga dengan kegiatan ronda malam ini, gajah-gajah liar tersebut tidak masuk ke perkebunan warga lagi, masyarakat juga bisa tenang dalam beraktivitas mengelola perkebunannya masing-masing.
Menurut keterangan masyarakat Pekon Sedayu Marsono yang rumahnya berdampingan dengan dengan hutan kawasan, Gajah-gajah liar tersebut memang sering menampakan diri memasuki perkebunan warga.
“Dikarenakan komoditas warga masyarakat di atas, para petani menanam jagung maka dari itu warga bersama Satgas berupaya menghalau agar gajah liar tersebut tidak masuk ke perkebunan jagung dan merusak tanaman yang lain, karena jika setiap malam gajah liar tersebut tidak di halau bisa masuk kembali,” ucapnya. (Red)
