Kabid Humas Polda Lampung Ungkap Motif Mayat Gadis di Kebon Karet

 Editor: M.Ismail 
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad bersama jajaran Polres Pesawaran saat konferensi Pers ungkap kasus pembunuhan

Pesawaran (HO) – Ditemukan mayat gadis belia di perkebunan karet milik warga Desa Kalirejo, Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran ternyata korban pencurian handphone.

Demikian diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad saat konferensi pers di Mapolres Pesawaran, Rabu (7/9/2022).

“Terduga pelaku inisial KRS, lelaki berusia 21 tahun berprofesi sebagai buruh warga Desa Kalirejo Kecamatan Negeri Katon. Pelaku memiliki motif menguasai secara paksa terhadap gawai milik korban,” ungkap Pandra.

Korban yang diketahui berinisial IT, gadis belia berusia 15 tahun, warga Kecamatan Negeri Katon itu sebelumnya dijemput dirumahnya pada Senin (5-9-2022) malam sekira pukul 20.00 WIB oleh pelaku.

“Peristiwa bermula saat korban dijemput olah pelaku, kemudian pihak keluarga berusaha mencari, dan ditemukan meninggal dunia pada Selasa pagi pukul 06.00 WIB oleh warga yang bernama Mugi, saat akan menyadap karet di ladang miliknya,” tuturnya.

Dikatakan Kombes Pol Zahwani Pandra, setelah pelaku berusaha merampas gawai milik korban, lantas korban melakukan perlawanan dan pelaku nekat menghabisi nyawa korban dengan bermodal pecahan botol kaca. KRS mengaku melakukan kekerasan dengan mengambil pecahan botol kaca di sekitar lokasi kejadian dan menyayat leher korban.

“Sebelum terjadi peristiwa tragis tersebut, KRS mengaku sempat menyetubuhi korban,” sebutnya.

Kemudian lanjut Kombes Pol Zahwani Pandra, terduga pelaku berhasil ditangkap dirumahnya tanpa perlawanan. Barang bukti yang diamankan berupa: motor honda beat, cover pelindung handphone, kotak gawai merk Oppo seri A3 serta pecahan botol kaca.

Baca Juga:  Berdayakan WBP, Lapas Perempuan Kelas IIA Balam Bersinergi PT Bukit Asam Tbk Tarahan

“KRS diganjar pasal berlapis tentang Pasal 365 ayat 1 dan 4 KUHP tentang pencurian kekerasan dengan ancaman pidana minimal sembilan tahun, pasal 76 UU RI tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana minimal lima tahun serta Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan sengaja ancaman pidana 15 tahun dan maksimal seumur hidup,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Warga Dusun Kamulyan, Desa Kalirejo, Kecamatan Negri Katon (Nekat) Kabupaten Pesawaran geger adanya penemuan mayat di desa tersebut.

Mayat berjenis kelamin perempuan ini, ditemukan warga yang akan menyadap karet di kebun lokasi penemuan mayat.

Iwan (45) salah satu saksi mata warga setempat mengungkapkan, korban ditemukan oleh rekannya yang akan hendak menyadap pohon karet dikebun nya.

Namun saat hendak melakukan aktifitasnya, rekannya dikejutkan dengan melihat seorang wanita yang tergeletak dibawah pohon karet dikebun miliknya tersebut.

“Saat didekati, dia kaget. Karena perempuan itu sudah meninggal, dengan darah dibagian wajah dan kepala. Lalu dia melaporkan kejadian tersebut ke aparat desa setempat,” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Haidir (40) warga Kalirejo yang menambahkan bahwa, korban yang merupakan gadis belia yang masih duduk di bangku SMP ini, di diduga dibunuh. Sebab, kata dia, ada luka di kepala dan luka sayatan di bagian leher.

Baca Juga:  Pulang Ronda Cabuli Tamu, Pelaku Dibekuk Polisi

“Saat ditemukan, kondisi korban sudah meninggal. Dengan luka di kepala dan dileher korban seperti digorok. Dan disekitar mayat ada pecahan botol minuman keras. Mungkin itu alatnya yang untuk bunuh korban ini,” terangnya.

Dia juga mengungkapkan, bahwa korban bernama Ina ini sedang dicari oleh pihak keluarganya, karena keluar dari rumah tanpa berpamitan sejak tadi malam (Senin, 5/9/2022-red).

Dan akhirnya, kata dia, keluarga dikabarkan Ina (korban, red) ditemukan sudah meninggal disalah satu kebun milik warga desa setempat.

“Informasinya, korban pergi dengan temannya semalam sekitar pukul 8 malam (20.00 Wib). Dan warga ada yang melihat korban pergi berboncengan dengan seseorang. Namun karena tidak pamit, keluarganya pergi mencari korban. Dan ditemukan pagi ini (Selasa, 6/9/2022) sudah meninggal,” ungkapnya.

Diketahui, korban bernama Ina Talia yang diperkirakan berusia sekitar 15 tahun, yang masih duduk di bangku sekolah kelas 3 SMPN.18 Negeri Katon Kabupaten Pesawaran.

Namun sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Pesawaran. Dan saat ini, korban sudah dibawa pihak kepolisian ke rumah sakit setempat untuk dilakukan otopsi.  (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here