Minggu, Desember 7, 2025

Pelaku Cabul Nyaris Babak Belur, Dilimpahkan Ke Polres Pesawaran

Pesawaran (HO) – Pelaku kasus dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur Saiful Anwar (53) warga Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan yang terjadi pada Senin 6 Juni 2022 sekira pukul 21:30 wib kemarin, nyaris babak belur dihakimi dan akhirnya di limpahkan di Mapolres Pesawaran.

Kepala Desa Sukajaya Lempasing Zaenuri membenarkan adanya peristiwa penangkapan terhadap salah satu warganya yang diduga melakukan pencabulan anak dibawah umur.

Baca Juga:  LSM PRO RAKYAT Adukan Darurat Korupsi Lampung ke Presiden Prabowo

“Iya mas, kejadian itu kemarin malam, karena massa sudah banyak berdatangan pelaku langsung diamankan Bhabinkamtibmas dan Babinsa kemudian dibawa ke Polsek Padang Cermin,” kata Zaenuri saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu 8 Juni 2022.

AKP Supriyanto Husin, SH, MH, Kasat Reskrim Polres Pesawaran

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Supriyanto Husin mewakili Kapolres AKBP Pratomo Widodo, mengatakan, kasus tersebut telah di terima beserta pelaku sudah diamankan di Mapolres Pesawaran.

Baca Juga:  Pelayanan MCF Bandar Lampung Dikeluhkan, Admin Persulit Ambil BPKB

“Saat ini masih dalam proses pendalaman dan kami juga sudah meminta keterangan dari korban berserta ibu korban,” kata dia.

“Pelaku berhasil diamankan oleh massa, kemudian saat ini sudah dilakukan penangkapan dan penahanan terhadap pelaku tersebut,” pungkasnya. (Red)

Berita Populer

Ketua Harian YALPK GROUP Menduga Ada Pelanggaran Proses Akta Jaminan Fidusia oleh Leasing

Jawa Timur, Sidoarjo (HO) - Berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan oleh Yayasan Advokasi Lembaga Perlindungan Konsumen (YALPK GROUP), ditemukan dugaan pelanggaran oleh leasing atau...

LSM PRO RAKYAT Adukan Darurat Korupsi Lampung ke Presiden Prabowo

Kasus Besar Mandek, Penegakan Hukum Melemah Bandar Lampung (HO) - Kondisi pemberantasan korupsi di Provinsi Lampung kembali menjadi sorotan. Lembaga Swadaya Masyarakat PRO RAKYAT secara...
error: Content is protected !!