Hakim PN Tanjung Karang Vonis Mati Kurir Sabu 92 Kg

 Editor: M.Ismail 

Bandar Lampung (HO) – Majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang Provinsi Lampung, menjatuhi vonis mati pada dua orang terdakwa yang berperan sebagai kurir peredaran 92 kilogram sabu-sabu.

Dua orang terdakwa vonis hukuman mati yang berperan sebagai kurir berasal Jawa Timur bernama M Razif Hazif (24 tahun) dan Nanang Zakaria (29).

“Menjatuhkan hukuman mati kepada terdakwa M Razif Hazif dan Nanang Zakaria,” kata Ketua Majelis Hakim Joni Butar Butar, di PN Tanjungkarang, Jumat (27/5/2022).

Sebelumnya, Yusa sapaan akrabnya menuntut kedua terdakwa dengan hukuman seumur hidup. Mendengar putusan tersebut, kedua terdakwa yang menjalani sidang secara daring itu langsung mengajukan banding kepada majelis hakim. “Kami mengajukan banding yang mulia,” kata terdakwa.

Baca Juga:  IPKD Kabupaten Pesawaran Raih Poin Tertinggi Se-Provinsi Lampung

Satu rekan kedua tersangka bernama M Sulton akan mendengarkan pembacaan putusan oleh majelis hakim pada Selasa tanggal 31 Mei 2022. Dalam sidang tuntutan beberapa minggu lalu, JPU Yusa menuntut nya dengan hukuman mati.

Perbuatan ketiga terdakwa bermula saat terdakwa M Sulton yang merupakan warga binaan mendapatkan perintah untuk mengendalikan peredaran sabu dalam jumlah besar oleh seseorang berinisial J yang berstatus DPO. Pada bulan Februari 2021, Sulton memerintahkan Nanang dan pelaku berinisial S (DPO) untuk mencari indekos.

Baca Juga:  Sukseskan Pemilu 2024, KPU Pesawaran Buka Pendaftaran PPK dan PPS

Kemudian Nanang dan S, diperintahkan mengambil sabu di Tanjungbalai. Sabu lalu dikemas di indekos tersebut menjadi empat boks. Dalam pengiriman tersebut, terdakwa Nanang mendapat upah sebesar Rp 600 juta oleh terdakwa M Sulton.

Hakim Joni Butar Butar menjatuhkan kedua terdakwa yang terbukti bersalah melanggar 114 Ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Putusan yang dijatuhkan itu lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rosman Yusa. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here