Jumat, Juni 12, 2026

Perangi Rokok, Puskesmas Simpur Hadirkan Inovasi “POJOK UBM” Setiap Hari Rabu

Bandar Lampung (HO) – Puskesmas Simpur terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui langkah-langkah preventif dan edukatif. Salah satu gebrakan terbaru yang dihadirkan adalah inovasi POJOK UBM (Upaya Berhenti Merokok), sebuah ruang edukasi khusus mengenai bahaya merokok yang digelar secara rutin setiap hari Rabu di lingkungan Puskesmas.

Program ini dihadirkan sebagai respons atas tingginya angka perokok serta pentingnya memberikan wadah konsultasi bagi masyarakat yang memiliki keinginan kuat untuk lepas dari kecanduan tembakau.

Komitmen Pelayanan dan Peningkatan Mutu

Plt. Kepala Puskesmas Simpur, dr. Dewi Retnosari, menjelaskan bahwa inovasi POJOK UBM ini merupakan bagian dari pelayanan prima puskesmas untuk menyentuh akar permasalahan kesehatan di masyarakat.

“Kami ingin Puskesmas Simpur tidak hanya menjadi tempat berobat saat sakit, tetapi juga menjadi pusat edukasi pencegahan penyakit. Melalui POJOK UBM yang diadakan setiap hari Rabu ini, kami berharap dapat menurunkan angka kesakitan akibat dampak buruk rokok di wilayah kerja kami,” ujar dr. Dewi, Jumat (12/6/2026).

Senada dengan hal tersebut, dr. Anindia Putri selaku Koordinator Mutu Pelayanan Puskesmas Simpur, menegaskan bahwa kehadiran inovasi ini juga menjadi tolok ukur peningkatan kualitas layanan di Puskesmas Simpur.

“POJOK UBM ini adalah wujud nyata dari komitmen kami dalam menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan. Kami memastikan bahwa proses edukasi, konseling, hingga pendampingan pasien dilakukan secara terukur, ramah, dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan,” kata dr. Anindia.

Edukasi Kreatif Setiap Hari Rabu

Dalam pelaksanaannya, kegiatan di POJOK UBM dikemas secara interaktif agar masyarakat tidak merasa digurui. Sawitri, SKM, selaku Koordinator Promosi Kesehatan Puskesmas Simpur, menjelaskan strategi edukasi yang diberikan kepada para pengunjung.

“Setiap hari Rabu, tim Promkes bergerak aktif memberikan edukasi, baik lewat pemutaran video, pembagian leaflet, hingga sesi konseling privat bagi warga yang ingin tahu cara efektif berhenti merokok. Kami menekankan bahwa berhenti merokok itu sebuah proses, dan Puskesmas Simpur siap mendampingi proses tersebut,” tutur Sawitri.

Respon Positif dari Masyarakat

Inovasi ini mendapat sambutan hangat dari para pengunjung Puskesmas. Salah satunya adalah Riko (37 tahun), seorang pasien yang sedang berkunjung ke Puskesmas Simpur pada hari Rabu tersebut. Setelah mendapatkan penjelasan di POJOK UBM, ia mengaku mendapatkan pandangan baru.

“Program seperti ini bagus sekali. Saya jadi makin paham tentang bahaya merokok, bukan cuma buat diri saya sendiri tapi juga buat keluarga di rumah sebagai perokok pasif. Edukasinya jelas dan bikin kita yang merokok ini jadi mikir dua kali untuk meneruskan kebiasaan ini,” ungkap Riko.

Dengan adanya POJOK UBM, Puskesmas Simpur berharap kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat tanpa rokok semakin meningkat, demi terwujudnya lingkungan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.  (Mira)

Berita Populer

Dugaan Pengecoran BBM Diakui Pihak SPBU 24.352.42, Terindikasi Keterlibatan Oknum Aparat

Masyarakat Desak BPH Migas Cabut Izin dan Kuota Distribusi SPBU 24.352.42 Sumur Batu Bandar Lampung (HO) – Masyarakat meminta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas...

Tekan Angka Loss to Follow Up ODHIV, Puskesmas Simpur Luncurkan Inovasi “CORLA”

Bandar Lampung (HO) - Puskesmas Simpur terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanggulangan HIV/AIDS di Kota Bandar Lampung. Melalui...
error: Content is protected !!