Pesawaran (HO) – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Pesawaran melalui Pesta Rakyat Manjau Jama Warga berlangsung meriah dan sukses menyedot ribuan pengunjung. Selama tiga hari, 24–26 Juli 2026, Lapangan Kridayuana, Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, dipadati masyarakat yang memanfaatkan berbagai layanan publik, berburu sembako murah, hingga mengunjungi Expo UMKM yang menjadi motor penggerak ekonomi lokal.
Lebih dari sekadar pesta rakyat, kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, perbankan, akademisi, serta masyarakat dalam satu kawasan pelayanan terpadu. Berbagai layanan administrasi pemerintahan, kesehatan, perbankan, hingga promosi produk unggulan daerah mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Gubernur Lampung, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran, unsur Forkopimda, jajaran TNI AL, Lanal Lampung, Brigif 4 Marinir/BS, Yonif 7 Marinir, Yonif 9 Marinir, Puslatpur Marinir Teluk Ratai, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, akademisi dari Politeknik Negeri Lampung (Polinela) dan Institut Teknologi Sumatera (ITERA), para camat dan kepala desa se-Kabupaten Pesawaran, organisasi pers, LSM, organisasi kemasyarakatan, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Rangkaian kegiatan dikemas dengan beragam agenda, mulai dari jalan sehat, senam bersama, pelayanan publik terpadu, layanan perbankan, Expo UMKM, festival kuliner, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, pembinaan perempuan dan anak, lomba cipta menu, hingga pertunjukan seni budaya dan hiburan musik.
Salah satu program yang paling diminati masyarakat adalah pasar murah. Sejak pagi, warga rela mengantre untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Tingginya antusiasme masyarakat bahkan membuat stok sembako habis sebelum seluruh antrean dapat terlayani.
Suasana semakin semarak dengan digelarnya Pesawaran Got Talent, atraksi seni budaya, berbagai permainan rakyat (fun games), pembagian doorprize, serta penampilan penyanyi Masitoh pada malam penutupan. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Pesawaran dengan Polinela dan ITERA sebagai bentuk penguatan sinergi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan daerah.
Bupati Pesawaran, Nanda Indira Bastian, mengatakan program Manjau Jama Warga merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah, dan cepat bagi masyarakat, terutama di wilayah pesisir maupun daerah yang memiliki tantangan geografis.
“Selama tiga hari layanan publik ini berlangsung, masyarakat menjadi lebih mudah mengurus berbagai kebutuhan administrasi. Tahun depan kegiatan ini akan kembali dilaksanakan dengan pelayanan yang lebih maksimal,” ujar Nanda.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk integrasi layanan pemerintah dengan dunia usaha, perbankan, pelaku UMKM, serta sektor kuliner lokal. Kolaborasi itu diharapkan mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperluas akses pelayanan publik yang berkualitas.
Nanda juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat selama kegiatan berlangsung. Berbagai masukan yang diterima dari warga akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada penyelenggaraan berikutnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, menilai keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil sinergi seluruh pihak yang terlibat.
“Ini menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan tahun depan lebih semarak, pelayanannya lebih cepat, dan semakin dekat dengan masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, masyarakat berharap program Manjau Jama Warga tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi dapat dikembangkan menjadi pelayanan publik terpadu yang menjangkau seluruh kecamatan hingga desa. Warga mengusulkan agar layanan administrasi kependudukan, perizinan usaha, BPJS, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pertanahan, hingga administrasi kendaraan dapat dihadirkan dalam satu lokasi pelayanan terpadu.
Program pasar murah juga mendapat apresiasi karena dinilai membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Namun demikian, warga berharap pemerintah dapat menambah kuota dan stok sembako pada pelaksanaan mendatang agar seluruh masyarakat yang telah mengantre dapat terlayani.
Salah seorang warga Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Novi, mengaku puas terhadap pelayanan administrasi kependudukan yang dinilai cepat, ramah, dan mudah diakses.
“Pelayanannya baik dan cepat. Harapan saya, program seperti ini terus dilaksanakan dan bisa hadir sampai ke tingkat kecamatan,” ujarnya.
Novi juga menjadi salah satu penerima hadiah utama berupa satu unit sepeda motor dalam pembagian doorprize pada malam puncak penutupan Pesta Rakyat Manjau Jama Warga. Selain itu, satu unit sepeda listrik turut dimenangkan oleh warga lainnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan, pelaku UMKM, akademisi, dan masyarakat, Manjau Jama Warga tidak hanya menjadi perayaan HUT ke-19 Kabupaten Pesawaran, tetapi juga menjadi momentum penguatan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM, serta upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat secara nyata. (Red)
