Kajati Lampung Resmikan Restorative Justice di Dua Pekon Kabupaten Pringsewu

 Editor: M.Ismail 

Pringsewu (HO) – Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Nanang Sigit Yulianto meresmikan Rumah Restorative Justice (RJ) atau Lamban Mufakat di Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.

Keberadaan Rumah Restoratif Justice merupakan terobosan baru yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Pringsewu. Selain meresmikan Rumah RJ di Pekon Wonodadi, Kajati juga meresmikan Rumah RJ di Pekon Sinar Mulya, Kecamatan Banyumas, Selasa (12/4/2022) di Balai Pekon Wonodadi.

”Berlatar belakang banyaknya kasus di masyarakat, dan semakin lama bukan hanya berkurang tapi juga berbagai macam jenisnya. Secara umum ini masih ada di pihak-pihak yang tidak merasa keadilan terpenuhi, baik dari segi lapor korban atau terdakwa,” kata Nanang Sigit dalam sambutannya.

Karena itu semua, lanjut dia, Jaksa Agung melalui Peraturan Kejaksaan RI Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif. Yakni mencanangkan penyelesaian perkara di luar pengadilan dengan sistem Restoratif Justice.

Baca Juga:  Wujud Pemerintah Efektif, Pemkab Pesawaran Raih Tiga Tahun Berturut penganugerahan

Namun, tidak semua perkara bisa diselesaikan secara Restoratif Justice, hanya kasus tertentu di mana dalam peraturan kejaksaan tersebut ada beberapa syarat. Diantaranya, ancaman hukumannya tidak lebih dari 5 tahun, denda tidak lebih 2,5 juta, pelaku bukan residivis, antara terdakwa dan korban sudah ada perdamaian.

“Intinya di sini adanya perdamaian antara korban dan pelaku kejahatan. Jika syarat itu tidak terpenuhi, maka tidak bisa kita lakukan Restoratif Justice,” jelasnya.

Dengan diresmikannya RJ ini, kata Nanang, diharapkan bisa menyelesaikan berbagai masalah yang ada di masyarakat, misalnya ketersinggungan antar tetangga.

“Penyelesaiannya harus benar-benar memenuhi rasa keadilan. Tidak ada dendam, tidak ada ancaman, Karena penegakan hukum yang sebenarnya ada 3 syarat, yakni memiliki kepastian hukum, ada keadilan, dan ada kemanfaatan,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Pringsewu Sujadi mengapresiasi keberadaan Lamban Mufakat Restoratif Justice di Pekon Wonodadi.

Baca Juga:  Proyek Siluman Dinas PU, Diduga Langgar Kepres, Berkeliaran di Lampung Tengah

“Semoga Lamban Mufakat Restoratif Justice ini bisa berkembang di tempat lain dan masyarakat bisa mendapatkan kesejahteraan dari sisi pelaksanaan hukumnya,” ujar nya.

Sujadi juga mengucapkan terima kasih kepada Kejari Pringsewu dengan adanya program jaksa masuk kecamatan yang tentunya memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan hukum.

”Tentunya akan terus kami dukung
Kehadiran RJ, nanti memungkinkan sekali untuk hal yang tidak harus sampai masalah hukum sesuai dengan petunjuknya. Kami juga ingin menyampaikan sosialisasi lebih luas agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang baik,” pungkasnya.

Peresmian Lamban Mufakat Restoratif Justice juga dihadiri oleh Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Lampung Mulyadi, Kajari Pringsewu Ade Indrawan, Ketua DPRD Pringsewu Suherman, Kapolres Pringsewu Rio Cahyowidi, Plh Kabag Hukum Supriyanto, Inspektur Inspektorat Pringsewu Andi Purwanto, Camat Gadingrejo Joko, Kakon Wonodadi Priyono. (Ril/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here