Minggu, Mei 10, 2026

Polsek Talang Padang Olah TKP Kebakaran Rumah di Dusun Mega

Tanggamus (HO) – Dua rumah di DusunĀ  Pekon Lom/Mega, Pekon Talang Padang Kecamatan Talang Padang terbakar dan satu rumah lainnya terdampak kebakaran Jumat (21/1/2022) malam.

Rumah terbakar tersebut merupakan milik Muhdi Saputra (35) dan Nana (62) berprofesi pedagang, rumah mereka berdampingan dalam satu tembok. Lalu rumah terdampak bagian atap milik Tomi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun ada seorang warga terluka ringan bernama Sumadi alias Sentot yang terjatuh dari atap rumah ketika sedang memadamkan api.

Akibat kebakaran, kerugian material yang diderita korban berupa peralatan rumah tangga, surat-surat berharga serta 1 unit sepeda motor yamaha mio. Taksiran ratusan juta rupiah.

Atas peristiwa tersebut, Polsek Talang Padang Polres Tanggamus telah melaksanakan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui penyebab kebakaran, Sabtu (22/1) pagi.

Baca Juga:  Perkuat Komitmen, Disdikbud dan Disdukcapil Lampung Gelar Perjanjian Kerja Sama

Kapolsek Talang Padang AKP Sarwani, S.E., M.M mengatakan, berdasarkan keterangan saksi Tomi (29) bahwa kebakaran tersebut terjadi pada pukul 21.00 WIB.

“Awal saksi mengetahui kebakaran saat mendengar ibu-ibu meminta pertolongan. Lalu saksi melihat ada api di rumah korban Nana,” kata AKP Sarwani mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Wihdhy Widharyadi, S.I.K., usai melaksanakan olah TKP.

Sambungnya, untuk kerugian korban masih dalam inventarisir namun diperkirakan mencapai ratusan juta.

“Kerugian belum tau persis karena masih dalam inventarisir,” ujarnya.

Kapolsek mengaku, langkah-langkah yang telah dilakukan dengan mendatangi TKP, membantu pemadaman, mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut.

“Penyebab pasti kebakaran masih di dalami nanti jika ada keterangan tambahan. Akan kami sampaikan,” tegasnya.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Embung Kemiling Sebesar Rp 7 Miliar, BANKI Segera Lapor Kejati

Sementara itu berdasarkan keterangan Sumadi alias Sentot yang sempat terjatuh mengatakan bahwa ia hanya mengalami luka ringan. Ia mengetahui kebakaran dari teriakan warga lainnya.

“Rumah itu terkunci, ada warga yang tahu berteriak kebakaran dan saya bersama warga membantu memadamkan,” kata dia.

Ia mengaku sebelum jatuh, ia naik ke atas rumah untuk melakukan penyiraman dan api mulai padam, Damkar datang, lalu ia berbalik badan sehingga terjatuh.

“Pas damkar datang, saya balik badan. Tetapi saya terjatuh, tetapi hanya luka ringan,” tutupnya.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, peristiwa kebakaran terjadi kurang sekitar 2 jam dan berhasil dipadamkan oleh warga dan Damkar yang datang ke lokasi. (Rls/Red)

Berita Populer

Prof. Firmanto Laksana di PKPA UBL: PERADI Adalah ‘Single Bar’ yang Konstitusional

Bandar Lampung (HO) - Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) kembali menegaskan posisinya sebagai satu-satunya wadah tunggal (single bar) organisasi advokat yang sah secara konstitusional di...

Bangun Dunia Kerja Inklusif, Kemnaker Siap Dampingi Perusahaan Serap Tenaga Kerja Disabilitas

Blitar (HO) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pemenuhan hak kerja penyandang disabilitas di sektor industri melalui penciptaan lingkungan kerja yang...
error: Content is protected !!