Berantas Narkoba, Polisi Diminta Intensifkan Pengawasan di Perbatasan Lampung

 Editor: M.Ismail 

Bandar Lampung (HO) – Untuk memberantas penyalahgunaan narkoba, aparat kepolisian diminta mengintensifkan pengawasan di wilayah perbatasan Hal itu dikatakan pengamat hukum dari Unila Tisnanta.

Tisnanta menyebut, sejumlah wilayah perbatasan Provinsi Lampung dengan tetangga kerap dijadikan pintu masuk peredaran gelap narkoba.

Titik rawan tersebut antara lain Lampung Selatan dan Tanggamus yang menggunakan jalur laut.

“Perlu juga diawasi yaitu area perbatasan antara Lampung dan Sumatera Selatan, karena jalur ini sering menjadi akses masuknya,” kata Tisnanta, Jumat (21/1/2022).

Baca Juga:  Antisipasi Penyelundupan HP, Barang Terlarang, Rutan Kota Agung Buat Inovasi

Tisnanta mengatakan, kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat sudah sangat tinggi. Bahkan sudah menyentuh ke usia anak anak dan remaja.jelasnya.

Oleh karena itu, Tisnanta berharap peran serta masyarakat dan pemerintah setempat.

“Tindakan-tindakan seperti ini, kepolisian seharusnya juga bersinergi dengan pemerintah daerah masing masing wilayah,” kata Tisnanta.

Tisnanta menambahkan, jerat hukum untuk pelaku penyalahgunaan narkoba ini tidak hanya cukup dengan pasal tentang narkoba.

Menurutnya, perlu juga dikenakan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) selain dengan memberikan hukuman berat bahkan hukuman mati.

Baca Juga:  Peringati Kesaktian Pancasila, Kecamatan Way Ratai-Padang Cermin Gelar Lomba Senam Lampung Berjaya

Hal tersebut diyakini dapat menyelesaikan akar masalah dari keterlibatan masyarakat Indonesia dalam peredaran gelap narkoba.

Tisnanta menyebut tak sedikit masyarakat yang ekonominya meningkat drastis dari bisnis narkoba.

“Narkoba merupakan salah satu tindak kejahatan luar biasa. Pelaku bisa dikenakan pasal TPPU, sehingga mereka tidak bisa lagi menikmati hasil yang selama ini mereka dapat,” pungkasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here