Pringsewu (HO) – Dalam rangka penyusunan RKPJMDes tahun Anggaran 2022 dan Daftar Usulan Rencana Kerja Pembangunan Desa Tahun Anggaran 2023, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pekon Tanjung Rusia Timur Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu melaksanakan musyawarah perencanaan pembangunan pekon (Musrenbangkon) di kantor pekon setempat Jumat (21/1/2022).
Musrenbang ini dibuka oleh Camat Pardasuka Bukhori S.Pd didampingi Kakon Tanjung Rusia Timur, kemudian di hadiri Anggota DPRD Yulian Munazat kemudian ibu TP-PKK Ketua BUMDes BHP serta ibu-ibu kader posyandu karang taruna ketua gapoktan bunda paud tokoh adat masyarakat tokoh agama dan seluruh aparatur pemerintah pekon serta dari jajaran Kecamatan Pardasuka Kasi dan Staf pemberdayaan masyarakat Kecamatan Pardasuka.

Dedi Irwan selaku Kapekon menerangkan dengan adanya musrenbangkon ini besar harapan nya agar lebih efisien dan transfaransi agar semua program dapat terealisasi dengan baik dan lancar, untuk membangun Pekon Tanjung Rusia Timur yang lebih baik untuk masa yang akan datang.
“Tentang program-program pembangunan, serta menampung aspirasi serta usulan-usulan warga masyarakat Pekon Tanjung Rusia Timur dan sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat,” jelasnya.
Dia berharap semoga dengan di adakan nya musrenbangkon ini untuk Tahun Anggaran 2023 nantinya kedepannya bisa Meningkatkan potensi pekon nya mengingat mata pencarian warga masyarakat Tanjung Rusia Timur mayoritas petani dan berternak.
“Jadi kita akan mengedepankan untuk membangun jalan tani agar warga masyarakat bisa melalui akses-akses jalan menuju kebun dengan mudah dan begitu juga membawa hasil bumi dengan mudah karena akses jalan yang bagus serta kita akan mengembangkan pertanian sirsak pengolahan sirsak karena Pekon Tanjung Rusia Timur,” terangnya.
Karena itu katanya, adalah produk unggulan Pekon Tanjung Rusia Timur pengelolaan buah sirsak yang terdiri dari es crem dodol sirsak kemudian jus sirsak itu produk unggulan projen dan akan dikembangkan kedepan nya dan bisa membantu untuk pencarian warga masyarakat serta bisa mengirim keluar daerah Kabupaten Pringsewu.
“Kemudian Permasalahan stunting menjadi prioritas pemerintah pekon dikarenakan masalah ini memengaruhi kualitas SDM yakni terhambatnya tumbuh kembang anak. Oleh sebab itu, program ini harus dilaksanakan secara konvergen atau terpusat, terpadu, terkoordinasi oleh berbagai lintas sektor,” ujarnya.
Mengingat lanjutnya, urgensi persoalan stunting ini, maka diwajibkan bagi pekon menuangkan dalam RKP pekon dan APBDes untuk memastikan adanya program penanganan dan pencegahan stunting.
“Langkah ini diambil dengan harapan dapat membangun kapasitas dan komitmen pemerintah pekon dalam merencanakan, mengimplementasikan, memantau, dan mengevaluasi intervensi yang terpusat guna mengurangi angka gagal tumbuh anak,” katanya.
“Hal ini menjadi penting sebab pencegahan dan penanganan stunting menjadi salah komitmen pencapaian pemerintah dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) SDGS.” untuk saat ini di pekon tanjung rusia timur itu ada enam anak yang terkena stunting jadi semoga di tahun 2023 mendatang anak-anak di pekon Tanjung rusia timur khusunya tidak ada stunting,” timpalnya.
Kapekon Tanjung Rusia Timur menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan menyukseskan kegiatan Musrenbangkon Pekon Tanjung Rusia Timur untuk perencanaan Tahun 2023 dan daftar usulan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPD) Tahun Anggaran 2023.
“Semoga apa yang akan kita pilih oleh tim perumus mendatangkan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat di Pekon Tanjung Rusia Timur,” pungkasnya.
Begitu juga disampaikan Camat Pardasuka Bukhori S.Pd dalam sambutannya mengatakan, diri sangat bersyukur dan bisa bersilaturahmi dalam rangka mengevaluasi rencana pembangunan yang ada di pekon Tanjung Rusia Timur.
“Untuk tahun ini sesuai dengan edaran menteri dalam negeri, tidak lagi seharusnya mengadakan Musrenbang, kenapa, karena di bulan ini Pemdes cukup buat RPJMDes rencana pembangunan desa yang disesuaikan dengan Alokasi Dana Desa (ADD), Dari sumber Dana Desa dan sumber yang ada di pemerintahan daerah dan rencana kegiatan,” pungkasnya.
Dalam pantauan media Handalonline.com kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan mencuci tangan dan menjaga jarak. (Indra Jaya)
