Senin, Mei 4, 2026

Tim SAR Gabungan Temukan 1 Orang ABK KM Krisnawati Meninggal

Lampung Timur (HO) – 1 Orang ABK KM Krisnawati Ditemukan Tim SAR Gabungan dalam Keadaan Meninggal Dunia pada Rabu (22/12/2021) pukul 14.25 WIB.

Sebelumnya 1 orang ABK KM Krisnawati a.n. Samson usia 37 tahun jenis kelamin laki laki dilaporkan hilang saat membuat bagan tancap di perairan Sekopong, Kuala Penet Kabupaten Lampung Timur. Korban merupakan warga Kecamatan Penimbang, Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Keterangan awal dari Sdr. SUWADI (pemilik kapal KM Krisnawati) bahwa pada hari Senin tgl 20 Desember 2021 sekira jam 13.00 WIB KM. KRISNAWATI yang di Nahkodai oleh Sdr. HARDI membawa ABK berjumlah 11 (sebelas) orang, berangkat dari perairan Kuala Penet berlayar menuju Perairan Sekopong dengan tujuan untuk membuat bagan tancap.

Kemudian pada hari Selasa tgl 21 Desember 2021 sekira jam 14.30 Sdr. SUWADI ( Pemilik Kapal KM. KRISNAWATI) mendapat informasi dari salah satu ABK Kapal KM.KRISNAWATI yaitu Sdr. WANDA yang memberitahukan bahwa 1 orang ABK KM Krisnawati a.n. Samson (37) hilang saat membuat bagan tancap.

Baca Juga:  Warga Terdampak PT Juang Jaya : Kami Hanya Kebagian Lalat dan Limbah, Kinerja DLH Sangat Lambat

Kantor SAR Lampung menerima laporan tersebut dari Kasat Polairud Polres Lamtim Bpk. Mawardi pada hari Selasa (21/12) pukul 21.05 WIB. Menindaklanjuti laporan tsb Kantor SAR Lampung mengerahkan 1 tim aju dari personil Pos SAR Bakauheni sebanyak 4 orang dengan menggunakan RIB 02 dan 1 tim rescuer dari sebanyak 5 orang dari Kantor SAR Lampung yang berada di Natar via darat untuk menuju ke lokasi dan bergabung dengan instansi yg sudah ada di lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

Pada Rabu (22/12) pagi pukul 06.00 WIB Tim SAR Gabungan mulai melakukan pencarian dengan membagi tim menjadi 2 regu. Regu 1 melakukan penyisiran dengan menggunakan RIB (Rigid Inflatable Boat) 02 Kantor SAR Lampung menyisir area dengan radius 9 km dari lokasi kejadian. Regu 2 melakukan penyisiran menggunakan perahu nelayan sepanjang garis pantai radius 60 km. Tim SAR Gabungan yang turut serta dalam melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan tersebut terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung, Sat Polairud Polda Lampung, Sat Polairud Polres Lampung Timur, HNSI Kab. Lampung Timur, serta Nelayan setempat.

Baca Juga:  Gejolak Desa Munca, Dugaan Korupsi APBDes Resmi Dilaporkan ke Kejari Pesawaran

Pada Pukul 14.25 WIB Korban a.n. Samson (37) ditemukan oleh Regu 2 yg terdiri dari kapal nelayan pada koordinat 4°55’34.40″S 105°59’18.55″T atau jarak ± 225 meter dari Lokasi Kejadian dalam kondisi Meninggal Dunia. Selanjutnya Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi korban menuju ke Pos Polairud Polres Lampung Timur.

Ketua Tim Rescuer Kantor SAR Lampung Febri Yanda yang berada di lokasi membenarkan info tersebut.

“Korban a.n. Samson telah ditemukan pada pukul 14.25 sekitar 225 meter dari lokasi kejadian,” jelasnya. (Rls/Red)

Berita Populer

Hardiknas 2026: Momentum Teguhkan Semangat Bangun Pendidikan Nasional

Pesawaran (HO) - Pemerintah Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Lapangan Pemkab Pesawaran, Senin (4/5/2026). Upacara...

Perkuat Komitmen, Disdikbud dan Disdukcapil Lampung Gelar Perjanjian Kerja Sama

Lampung (HO) - Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat komitmen dalam pemutakhiran data pendidikan pada Kartu Keluarga (KK) sebagai upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), melalui...
error: Content is protected !!