Intruksi Kapolri, Polisi Gerebek dan Tangkap Puluhan Karyawan Pinjol

 Editor: M.Ismail 

Jakarta (HO) – Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek sebuah kantor pinjaman online (pinjol) ilegal yang berlokasi di sebuah ruko di Jakarta Barat pada Rabu (13/10/2021) kemarin.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi, mengatakan, penggerebekan itu dilakukan setelah pihaknya menerima informasi tentang sindikat pinjol yang meresahkan masyarakat.

“Kami menerima laporan dari masyarakat adanya sindikat pinjol yang mengancam keselamatan warga, akhirnya kami selidiki,” kata Hengki kepada wartawan, Kamis (14/10/2021).

Laporan itu diselidiki oleh Unit Krimsus Polres Metro Jakarta Pusat dan berhasil menemukan kantor sindikat pinjol tersebut.

Baca Juga:  Proyek Siluman Dinas PU, Diduga Langgar Kepres, Berkeliaran di Lampung Tengah

Polisi lantas melakukan pengecekan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Hasilnya, dipastikan bahwa pinjol tersebut ilegal.

“Puluhan karyawan sudah kami amankan di kantor sindikat pinjol,” ucap Hengky.

Hengky belum menjelaskan secara rinci ihwal sindikat pinjol ilegal tersebut.
Ia menyampaikan penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengusut siapa pemilik sindikat pinjol itu.

“Kami masih mengembangkan kasus tersebut, nanti jika sudah selesai pemeriksaan semua kami sampaikan lagi,” ujarnya.

Baca Juga:  WHO Laksanakan Field Work cPIE Ke Puskesmas Rawat Inap Simpur

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk menindak tegas penyelenggara pinjol ilegal yang merugikan masyarakat.

Kata Listyo, ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Indonesia Joko Widodo alias Jokowi untuk memberikan perhatian khusus terhadap kejahatan pinjol.

“Kejahatan pinjol ilegal sangat merugikan masyarakat sehingga diperlukan langkah penanganan khusus. Lakukan upaya pemberantasan dengan strategi Pre-emtif, Preventif maupun Represif,” kata Listyo. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here