Rabu, Oktober 7, 2026

Sebanyak 460 WBP, Rutan Kelas I Bandar Lampung Segera di Vaksin Tahap Dua

Bandar Lampung (HO) – Guna Mencegah Penyebaran Virus Corona Covid-19, Sebanyak 460 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara Kelas 1 Bandar Lampung Provinsi Lampung akan mengelar Vaksinasi tahap ke dua.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR) Kelas I Bandar Lampung Yudi Hari Yanto, A.md.IP, Sos, M.M, mewakili Karutan Sulardi, Bc, Ip S.H, mengatakan Vaksinasi tahap kedua untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19 khususnya warga binaan Rutan kelas 1 Bandar Lampung.

“Insya allah Vaksinasi tahap kedua untuk warga binaan pemasarakat akan di laksanakan pada tanggal 13 oktober 2021 mendatang,” kata Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas 1 Bandar Lampung Yudi Hari Yanto, A.md.IP, Sos, M.M, saat di temui di ruang kerjanya, selasa (5/10/21).

Dirinya menjelaskan Vaksinasi tahap ke- dua yang akan di adakan pada 13 oktober, pihak Rutan bekerja sama dengan Dinas kesehatan Provinsi Lampung.

“Untuk Warga Binaan Pemasarakatan yang akan di Vaksin sebanyak 460 orang, Dan jenis vaksin sendiri Sinovac 460 Dosis,” ucapnya.

Ia juga menambahkan Vaksinasi tahap kedua ini di gelar. Itu semua untuk kekebalan tubuh para Warga Binaan agar semua warga binaan terhindar dari virus Corona Covid-19.

“Saya juga berharap kepada Pemerintah agar menambah dosis Vaksin yang ada di Rumah tahanan Negara kelas 1 Bandar lampung. Kerena ada sebagian warga binaan yang belum menerima vaksin,” ujarnya. (Red)

Berita Populer

Kejari Pesawaran Perkuat Pengawasan Program Revitalisasi Pendidikan, Dorong Pengelolaan Antikorupsi

Pesawaran (HO) – Sebagai upaya memperkuat peran satuan pendidikan dalam mewujudkan pengelolaan Program Revitalisasi Pendidikan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi, Kejaksaan...

Pelaku Usaha Pembibitan Klarifikasi Perkara, Herizal Hormati Proses Hukum

Bireuen, Aceh (HO) – Pengusaha pembibitan benur, Herizal, menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf secara terbuka kepada publik terkait perkara hukum yang saat ini sedang...
error: Content is protected !!