Minggu, Mei 10, 2026

Peringati Tahun Baru Islam, Majelis Taklim Al – Hidayah Pesawaran Bagikan Ratusan Sembako

Pesawaran (HO) – Majelis Taklim Al – Hidayah Kabupaten Pesawaran, membagikan seratus bingkisan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu dan melakukan isolasi mandiri di tiga desa yang berada di Kecamatan Gedongtataan.

Ketua Majelis Taklim Al Hidayah Pesawaran Halimah Zakaria, mengatakan bantuan 100 Paket sembako untuk masyarakat yang terdampak covid-19 tersebut dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam.

“Hari ini secara serentak kita memberikan paket sembako untuk masyarakat yang ada di tiga desa yang berada di Kecamatan Gedongtataan yaitu Desa Sukabanjar, Kurungan Nyawa dan Padang Ratu,” kata dia. Jum’at (20/8/2021).

Dirinya mengatakan, paket sembako diberikan secara door to door kepada warga yang isolasi mandiri dan tidak mendapat bantuan sosial.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Deklarasikan SPMB 2026/2027 Bersih dan Transparan, Usung Semangat “No Titip, No Jastip”

“Kita serahkan secara langsung kepada warga yang berhak menerima bantuan, seperti yang isoman, janda, yatim piatu dan fakir miskin, tentu disini kami menggandeng pemerintah desanya sehingga penerima ini memang tepat sasaran,” katanya.

Sementara itu Pembina Majelis Taklim Al Hidayah Nanda Indira Dendi yang ikut membagikan sembako kepada masyarakat kurang mampu, mengatakan kegiatan yang dilakukan oleh pengajian Al Hidayah ini dalam rangka tahun baru islam 1443 Hijriah.

“Tahun baru Islam ini kita manfaatkan untuk banyak-banyak bersedekah, ditambah lagi saat ini kondisi negara kita terkhusus Kabupaten Pesawaran sedang dilanda pandemi, tentu banyak masyarakat yang terkena dampak dari pandemi ini, maka dari itu kita membantu mereka dengan memberikan sembako,” ujarnya.

Baca Juga:  Pastikan Fasilitas Kawasan Nelayan Terintregasi, Wapres Tinjau KNMP Desa Margasari

Dirinya berharap, kegiatan yang dilakukan oleh ibu-ibu pengajian Al Hidayah ini dapat diikuti oleh seluruh kelompok lainnya yang ada di Pesawaran, sehingga masyarakat kita yang tidak tersentuh bantuan sosial dari pemerintah dapat tersentuh juga.

“Tentu bantuan dari pemerintah tidak bisa membackup semua masyarakatnya karena ada batas, namun kalau ada kelompok-kelompok yang peduli terhadap masyarakat tentu semua dapat merasakan,” ujar dia.

“Kalau untuk bingkisannya mungkin tidak terlalu banyak, namun setidaknya dapat membantu meringankan beban dari masyarakat yang terkena dampak dari pandemi covid-19 yang hampir dua tahun terakhir melanda kita semua,” katanya. (Red)

Berita Populer

Prof. Firmanto Laksana di PKPA UBL: PERADI Adalah ‘Single Bar’ yang Konstitusional

Bandar Lampung (HO) - Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) kembali menegaskan posisinya sebagai satu-satunya wadah tunggal (single bar) organisasi advokat yang sah secara konstitusional di...

Bangun Dunia Kerja Inklusif, Kemnaker Siap Dampingi Perusahaan Serap Tenaga Kerja Disabilitas

Blitar (HO) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pemenuhan hak kerja penyandang disabilitas di sektor industri melalui penciptaan lingkungan kerja yang...
error: Content is protected !!