Selasa, Juni 23, 2026

Walikota Bandar Lampung Siap Berdialog Dengan Pendemo

Bandar Lampung (HO) – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana siap berdialog langsung dengan 8 pendemo yang menyuarakan aspirasi di depan kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen untuk mendengarkan keluhan dan masukan warga secara terbuka dan transparan.

“Setelah acara Bunda mau ketemu dengan masyarakat yang melakukan Aksi. Awal mula mau tapi setelah mereka berdialog rencana itu ketemu dibatalkan,” jelas Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Saat di konfirmasi jumat 25 April.

Menurut Bunda Eva Pemerintahan Kota Bandar Lampung telah menyiapkan solusi penanganan Bencana banjir yang akan disampaikan kepada massa aksi.

“Ini sudah Bunda siapkan, paparan ketika mereka tanya solusi kongkrit penanganan bencana banjir. Mulai dari normalisasi saluran air, pembuatan embung, Penertiban bangunan liar diatas sungai hingga penghijauan,” jelas Eva Dwiana.

Kasat Pol PP Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi, S.STP menjelaskan, setelah menyapa masyarakat di Kecamatan Enggal, Walikota Eva Dwiana datang kekantor untuk menemui Pendemo.

“Yang melakukan demo teridentifikasi
beralamat luar Bandar Lampung, tadi Bunda sudah mau bertemu mendengar aspirasi mereka. Tapi setelah mereka berdiskusi tiba-tiba batal, setelah itu mereka membubarkan diri,” jelas Rizki.

Dokumentasi kegiatan bisa di lihat juga di instagram kominfo bandar lampung. (*)

Berita Populer

Ratusan Masyarakat Desa Munca Desak Kejari Pesawaran Segera Tindaklanjuti Laporan Dugaan Korupsi DD

“Jika tidak segera ditindaklanjuti, masyarakat akan lakukan aksi” Pesawaran (HO) - Ratusan warga Desa Munca, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung mulai menyampaikan kekecewaannya. Mereka...

Konsumen dan Pengawas Membantah Adanya Aktivitas Pengecoran BBM di SPBU SPBU 24.352.127 Pengajaran

Bandar Lampung (HO) - Konsumen pengguna jalan serta pengawas menyatakan tidak ada aktivitas pengecoran BBM seperti yang beredar dan menjadi dugaan di media sosial...
error: Content is protected !!