Minggu, Mei 10, 2026

Kejati Lampung Terapkan Peradilan Nyata Berantas, Adili Tindak Pidana Human Trafficking

Lampung (HO) – Berdasarkan data dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat yang menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara yang berada di urutan ketiga sebagai pemasok perdagangan orang khususnya perempuan dan anak.

“Berdasarkan hal tersebut, melalui National Moot Court Competition Anti Human Trafficking Piala Prof. Hilman Hadikusuma, diharapkan dapat menjadi wadah untuk mempelajari dan menerapkan sistem peradilan yang nyata dalam memberantas dan mengadili tindak pidana Perdagangan Orang (Human Trafficking) di Indonesia,” ungkap Koordinator Bidang Tindak Pidana Umum I Wayan Suardi, S.H., M.H, mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung saat pembukaan dan menjadi narasumber seminar acara Lomba Peradilan Semu Tingkat Nasional National Mootcourt Competition Anti Human Trafficking dengan tema Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, kepada para Delagasi dan Observer pada Seminar Nasional secara Virtual maupun Tatap Muka, Jum’at (8/10/2021).

Baca Juga:  Pemprov Lampung Deklarasikan SPMB 2026/2027 Bersih dan Transparan, Usung Semangat “No Titip, No Jastip”

Koordinator Bidang Tindak Pidana Umum I Wayan Suardi, S.H., M.H, menerangkan National Moot Court Competition, merupakan kompetisi bergengsi bagi Mahasiswa Fakultas Hukum di seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan ajang bagi para Mahasiswa Fakultas Hukum untuk mengasah kemampuan di bidang ilmu hukum baik secara teoritis maupun dalam sistem peradilan semu (praktik).

“Perlombaan ini, diikuti sebanyak 8 Delegasi dan 2 observer yang terdiri dari beberapa Universitas di Indonesia, diantaranya Universitas Bhayangkara Surabaya, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Brawijaya, Universitas Jambi, Universitas Sam Ratulangi Manado, Universitas Sebelas Maret dan Universitas Sumatera Utara, sedangkan Observer yaitu Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung dan Universitas Malahayati,” jelasnya.

Baca Juga:  Koperasi Desa Merah Putih Masuk Tahap Pembangunan, Pemerintah Desa Batu Balak Dukung Penuh Program Presiden

Dia juga menyambut baik atas terselenggara nya acara tersebut, dikarenakan fakta, tentang tindak pidana perdagangan orang yang terjadi di Indonesia merupakan permasalahan yang sangat kompleks yang tidak lepas dari faktor-faktor ekonomi, sosial, budaya, dan politik yang berkaitan erat dengan perdagangan orang.

Untuk diketahui Piala Prof. Hilman Hadikusuma ke-2 yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Lampung. dihadiri oleh Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Karomani, M.Si., Dekan Fakultas Hukum Universitas Lampung Dr. M. Fakih, S.H., M.S. beserta jajaran dan Ketua IKA Alumni Universitas Lampung Fadri Auli, S.H., M.H. dan Pengacara Sopian Sitepu.

Dalam acara tersebut berjalaan dengan lancar dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan yang ketat. (Rls/Red)

Berita Populer

Perkuat Digitalisasi dan Dorong Profesionalisme Media Siber di Daerah, SMSI Lampung Gelar Rakerda

Lampung (HO) - Suasana hangat penuh semangat kolaborasi terasa kuat dalam pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung yang...

Prof. Firmanto Laksana di PKPA UBL: PERADI Adalah ‘Single Bar’ yang Konstitusional

Bandar Lampung (HO) - Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) kembali menegaskan posisinya sebagai satu-satunya wadah tunggal (single bar) organisasi advokat yang sah secara konstitusional di...
error: Content is protected !!