Bandar Lampung (HO) – Fakta mengejutkan mencuat terkait dugaan adanya keterlibatan oknum dalam aktivitas pengecoran BBM jenis solar bersubsidi di Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung.
Diduga kuat, SPBU ini melayani para pelangsir, dan hasil langsirannya dijual kembali kepada oknum yang selanjutnya terindikasi diperjualbelikan lagi dengan harga untuk kebutuhan industri. Tidak hanya itu, menurut keterangan narasumber, oknum tersebut juga diduga memiliki 3 SPBU lain yang menjalankan praktik serupa persis seperti yang terjadi di SPBU Bandar Lampung tersebut, sehingga total ada 4 lokasi.
Hal ini diungkapkan oleh masyarakat setempat dan pengguna jalan. Mereka menyampaikan bahwa kelancaran serta aktivitas pengaturan BBM di SPBU tidak lepas dari peran sosok oknum tersebut.
“Selain dugaan keterlibatan oknum pengawas SPBU, muncul pula dugaan Dialah yang mengatur dan mengkondisikan agar aktivitas pengecoran itu berjalan lancar, padahal hal ini sangat merugikan masyarakat luas,” ungkap narasumber kepada media handalonline.com, Jumat (10/7/2026).
Oleh karena itu, masyarakat dan pengguna jalan berharap kepada pimpinan instansi tempat dia bertugas agar segera menindak tegas dugaan keterlibatan oknum tersebut, yang diduga masuk dalam jaringan mafia BBM.
“Kami juga berharap kepada pemilik SPBU untuk segera memberhentikan jika terbukti atau terindikasi ada pengawas maupun operator yang terlibat. Sebab oknum ini juga muncul dugaan keterlibatan oknum pengawas yang mengatur pengundian bagi para pelangsir,” pungkasnya. (red)
