Dampingi Korban Lakalantas, DPP KAMPUD Kirim Surat Tindaklanjut ke PT. KAI Divre IV

 Editor: M.Ismail 
Ketua Umum DPP KAMPUD, Seno Aji

Lampung (HO) – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda Untuk Demokrasi (KAMPUD), Seno Aji resmi mengirimkan surat permohonan tindaklanjut kepada Kepala PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) IV Tanjung Karang pada Rabu (16/3/2022)  terkait insiden kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di perlintasan rel kereta api di Jalan Danau Tawotin, Kelurahan Jagabaya II, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung pada tanggal 9 Desember 2021 yang lalu.

Melalui keterangan persnya pada Kamis (17/3/2022), Seno Aji  mengatakan bahwa melalui surat permohonan tersebut harapannya ada respon dan tindaklanjut yang baik dari Kepala PT KAI Divre IV Tanjung Karang, karena korban kecelakaan yakni Saudara Ridwan Firmansyah sangat membutuhkan bantuan dan pertolongan untuk biaya perawatan dan pengobatan.

“Bahwa pada hari Kamis, 9 Desember 2021 sekira pukul 08.17 WIB bertempat di jalur perlintasan rel kereta api Jalan Danau Tawotin, Kelurahan Jagabaya II, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung telah terjadi peristiwa kecelakaan lalulintas jalan perlintasan rel kereta api antara Kereta Api jenis muatan barang batu bara dari arah stasiun Labuhanratu menuju stasiun Tanjungkarang, kemudian kereta api dengan loko KA 3025A menemper kendaraan roda dua jenis Honda Supra X125 warna hitam merah dengan nomor polisi BE 2631 AEW milik korban Saudara Ridwan Firmansyah, mengakibatkan korban dan kendaraan motor terseret sejauh 1 Kilometer dan kemudian korban mengalami luka di bagian kepala dan kaki kanan terputus. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo untuk mendapat penanganan medis.

Baca Juga:  Edarkan Sabu, Dua Terduga di Ciduk Satresnarkoba Polres Tanggamus

“Bahwa total rekapitulasi biaya perawatan dan pengobatan Saudara Ridwan Firmansyah selama di Rumah Sakit Urip Sumoharjo sebesar Rp. 34.775.775,- dengan uraian senilai Rp. 20.000.000,- dibayar/ditanggung oleh PT. Jasa Raharja sedangkan senilai Rp. 14.775.775,- dibayar secara mandiri,” ungkap Seno Aji.

Sosok aktivis yang karib disapa Seno Aji ini menerangkan juga bahwa Saudara Ridwan Firmansyah kemudian melanjutkan pengobatan ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moloek menggunakan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Pemerintah Kota Bandar Lampung, walaupun Saudara Ridwan Firmansyah sudah diizinkan pulang oleh pihak RSUD AM, namun masih dalam keadaan kaki kanan terbalut perban dan terpasang pen, luka kaki yang putus belum sembuh total.

Baca Juga:  Rampas Setoran Brizzy, Polres Lamsel Bekuk Residivis

“Saudara Ridwan Firmansyah masih memerlukan perawatan dan pengobatan medis walaupun status Saudara Ridwan Firmansyah sudah diizinkan pulang/dirawat di rumah, kondisi beliau saat ini mengalami cacat tetap pada kaki kanan di bawah lutut karena terputus akibat kecelakaan lalulintas di perlintasan rel kereta api, sehingga status Saudara Ridwan Firmansyah sebagai Kepala Keluarga tidak bisa memenuhi kewajiban dan tanggungjawab memberikan penghidupan dan nafkah kepada Istri dan 2 anak,” jelas Seno Aji.

Melalui surat permohonan tindaklanjut tersebut, lanjut Ketua Umum DPP KAMPUD, Seno Aji pihaknya memohonkan adanya tindaklanjut terkait dana pertanggungan kecelakaan lalulintas perlintasan rel kereta api untuk biaya perawatan dan pengobatan korban kecelakaan, memohonkan adanya dana santunan cacat tetap korban dan bantuan dari PT KAI Divre IV Tanjung Karang sebagai leading sektor insiden.

Sementara, Security kantor PT KAI Divre IV Tanjung Karang yang menerima surat permohonan tindak-lanjut dari DPP KAMPUD mengatakan  akan segera menyampaikan kepada pimpinannya.

“Baik pak, segera kami sampaikan kepada pimpinan, sesuai prosedur,” ujar Putu. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here