Jumat, Juli 3, 2026

SPBU 24.353.48 Natar Diduga Jadi Sarang Pelangsir Mafia BBM Solar, Terindikasi Terlibat Oknum ASN Dodi dan Aparat Penegak Hukum

“Nyali Polda Lampung dan BPH Migas Dipertaruhkan” Dodi Benarkan Jalankan Bisnis Tersebut, Bahkan Minta Nomor Rekening Wartawan untuk Beli Rokok

Lampung Selatan (HO) – Dugaan fakta terkait SPBU 24.353.48 Natar yang berlokasi di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, mencuat ke permukaan. Pasalnya, SPBU tersebut diduga dijadikan tempat para pelangsir BBM jenis solar. Selain itu, terindikasi muncul nama oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Dodi yang bertugas di Satuan Polisi Pamong Praja Pemkot Bandar Lampung, yang diduga memiliki gudang penimbunan BBM di Desa Pancasila.

Menurut keterangan narasumber, diduga Dodi adalah pihak yang menguasai aktivitas di SPBU tersebut. Ia diduga menggunakan armada jenis Fuso yang terindikasi berjumlah mencapai 8 unit untuk melakukan pengecoran BBM di lokasi SPBU. Hasil pengecoran solar subsidi tersebut kemudian diduga disetorkan ke gudang milik Dodi dan selanjutnya terindikasi dijual kembali ke kalangan industri.

Hal tersebut diungkapkan oleh narasumber yang benar-benar meminta namanya dirahasiakan karena khawatir menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Ia menceritakan bahwa SPBU 24.353.48 Natar diduga menjadi tempat bebas bagi para pelangsir, oknum ASN, maupun oknum aparat penegak hukum yang tergabung dalam jaringan mafia BBM.

“SPBU 48 diduga bekerja sama dengan mafia BBM. Terindikasi muncul nama Dodi yang diketahui sebagai ASN Polisi Pamong Praja di Pemkot Bandar Lampung, yang juga diduga memiliki gudang BBM ilegal yang berlokasi di Desa Pancasila, Kecamatan Natar. Tidak hanya keterlibatan pihak pengelola SPBU, diduga ada juga keterlibatan oknum aparat penegak hukum di dalamnya,” jelas narasumber dengan suara bergetar dan meminta identitasnya tidak dipublikasikan kepada Handalonline.com, Jumat (3/7/2026).

SPBU 24.353.48 Natar Diduga Jadi Sarang Pelangsir Mafia BBM Solar, Terindikasi Terlibat Oknum ASN Dodi dan Aparat Penegak Hukum

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Dodi yang diduga sebagai oknum ASN Satpol PP Kota Bandar Lampung tersebut, terindikasi telah bekerja sama dengan pihak SPBU untuk melakukan pengecoran BBM solar subsidi.

“Dia menggunakan mobil jenis Fuso untuk melangsir solar di SPBU 48. Konon tidak ada kendaraan lain yang bisa masuk kecuali milik Dodi, meskipun masih ada banyak pelangsir lain menggunakan berbagai jenis kendaraan. Setiap harinya tercatat sekitar 8 unit armada yang beroperasi, lalu dibawa ke gudang di Desa Pancasila. BBM solar murni hasil pelangsiran itu membuat kami bertanya-tanya, di mana peran pengawasan aparat penegak hukum,” timpalnya.

Oleh karena itu, ia menyampaikan keprihatinannya melihat antrean kendaraan pengguna umum, mengingat SPBU 48 berada di akses Jalan Lintas Sumatera, jalur terpadat yang menghubungkan antarprovinsi.

“Namun SPBU 48 ini terkesan sudah kebal hukum. Apalagi jika benar ada oknum aparat yang terlibat, maka kami sangat berharap kepada BPH Migas agar benar-benar memprioritaskan dan turun langsung mengawasi SPBU 48 di Kecamatan Natar ini. Bila terbukti melakukan pelanggaran, harus ditindak tegas,” tegasnya.

“Begitu juga jika nantinya terbukti Dodi, oknum ASN Kota Bandar Lampung yang diduga memiliki gudang BBM serta terindikasi melakukan aktivitas pengecoran solar subsidi, harus ditindak tegas oleh instansi tempat ia bertugas. Polda Lampung pun diminta segera melakukan pemeriksaan terkait dugaan ini. Kami juga berharap aparat penegak hukum yang diduga terlibat, meskipun belum diketahui satuan tugasnya, segera ditindak tegas. Turunkan tim penyelidik, karena aktivitas ini sudah sangat merajalela. Dugaan di SPBU 48 ini menguji nyali Polda Lampung, hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu, jangan berdiam diri dan terkesan menutup mata,” pungkasnya.

Untuk memastikan informasi tersebut, Handalonline.com berusaha mendatangi langsung lokasi SPBU 24.353.48 Natar. Diduga ada pengawas yang bekerja sama dengan jaringan mafia BBM dan membiarkan aktivitas pelangsiran BBM solar subsidi berlangsung.

Setelah tiba di tempat, Handalonline.com tidak bertemu dengan pengawas SPBU. Saat ditanyakan kepada petugas yang sedang melayani konsumen, ia menyatakan pengawas sedang tidak ada di lokasi. Selain itu, nomor telepon yang bisa dihubungi juga tidak dapat diberikan.

“Kalau mau ketemu pengawas, nanti saja, Bang. Tunggu saja, dia pasti datang. Memang tidak ada nomor teleponnya, Bang,” jawab petugas secara singkat.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh, Dodi yang diduga sebagai oknum ASN serta terlibat pengecoran dan memiliki gudang BBM, saat dihubungi lewat pesan WhatsApp membenarkan identitas dirinya.

“Iya, Bang. Ini dengan siapa ya Saya masih bekerja di Pemkot Bandar Lampung,” jawabnya.

Tak lama kemudian, Dodi yang diduga oknum ASN Pemkot Bandar Lampung menelepon wartawan Handalonline.com. Ia mengakui secara terang-terangan pernah menjalankan bisnis tersebut, namun menyatakan saat ini sedang berhenti karena ada pemeriksaan dari BPH Migas. Bahkan, ia sempat meminta nomor rekening wartawan dengan alasan untuk membelikan rokok.

“Iya, Bang, benar saya pernah melakukan kegiatan itu. Rumah saya memang di Desa Pancasila. Sekarang lagi tidak beroperasi dulu karena petugas BPH Migas sedang turun ke lapangan. Nanti Abang kirim saja nomor rekeningnya, ya, untuk beli rokok. Saya punya banyak kenalan di media juga, Bang. Maksudnya kita tetap menjalin hubungan baik saja. Kirim rekeningnya ya, untuk beli rokok. Terima kasih sudah menghubungi dan menanyakan hal ini,” pungkasnya. (red)

Berita Populer

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Akan Tindak Tegas SPBU Terbukti Melanggar, Pastikan Penyaluran Biosolar Sesuai Ketentuan

"Pertamina tidak memberikan toleransi terhadap setiap bentuk penyimpangan dalam penyaluran BBM subsidi" Lampung (HO) - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menegaskan komitmennya...

Diduga SPBU 24.351.31 Langkapura Layani Pelangsir BBM, Terindikasi Ada Oknum Pekerja dan Aparat Terlibat

Masyarakat: Jika Terbukti Melanggar, Segera Cabut Izin SPBU Bandar Lampung (HO) - Masyarakat dan pengguna jalan kembali menyampaikan keluhan di tengah kelangkaan solar subsidi yang...
error: Content is protected !!