Pesawaran (HO) – Kecelakaan lalu lintas antara truk Mitsubishi Fuso nopol BE 9246 AT dengan mobil Suzuki Carry nopol BE 8307 AAC terjadi di wilayah hukum Polres Pesawaran, tepatnya di jembatan Desa Negri Sakti Kecamatan Gedong Tataan terjadi pada Kamis 4 Juni 2026.. Peristiwa yang diduga kuat dipicu oleh kegagalan sistem pengereman ini melibatkan truk besar yang tak hanya menabrak kendaraan lain, namun juga menghantam bangunan rumah warga dan struktur jembatan.
Kronologi peristiwa diungkapkan oleh FR, warga Desa Negeri Sakti yang berada di lokasi kejadian. Ia menjelaskan dampak insiden ini tidak berhenti hanya pada tabrakan antar kendaraan saja.
“Kecelakaan tersebut terjadi diduga akibat rem mobil Fuso bermuatan karet itu blong, sehingga menghantam mobil Grand Max. Setelah itu kendaraan itu sempat maju, lalu mundur dan menghantam rumah warga serta bagian jembatan. Beruntung sekali dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil,” ungkap FR kepada Handalonline.com, Kamis (4/6/2026).
Pasca insiden, arus lalu lintas sempat terganggu dan menumpuk. Namun kondisi perlahan mulai pulih kembali setelah pihak kepolisian dari Polres Pesawaran turun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengatur lalu lintas dan menangani insiden tersebut.
Berdasarkan laporan Satlantas Polres Pesawaran, pada Kamis 4 Juni 2026 peristiwa ini melibatkan Ran R6 Mitsubishi Fuso dengan Ran R4 Suzuki Carry. Akibat kejadian tersebut kedua kendaraan mengalami kerusakan material.
Penanganan Petugas
Kasat Lantas Polres Pesawaran AKP Suarjono Suryaningrat, S.H., M.M. langsung turun ke lokasi bersama personil: IPDA Hotman Syam Syahputra, AIPTU Arief Satya Pambudi, BRIGPOL Asen Maulana, dan BRIPTU Aldo Ariansyah.
Tim melakukan olah TKP, evakuasi kendaraan, dan pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang. Sampai berita ini diturunkan, kasus masih dalam penyelidikan Satlantas Polres Pesawaran untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Himbauan Kasat Lantas
AKP Suarjono mengimbau pengendara agar selalu waspada, jaga jarak aman, dan patuhi batas kecepatan. Terutama menjelang Operasi Patuh Krakatau 2026 yang akan digelar 14 hari ke depan.
“Kecelakaan ini bukti nyata betapa pentingnya disiplin berlalu lintas. Satu detik lengah, akibatnya bisa fatal. Mari kita jadikan pengingat untuk selalu tertib demi keselamatan diri dan orang lain,” tegasnya. (Red)
