Kamis, Juni 13, 2024

Gandeng PWI, KPU Pesawaran Gelar Sosialisasi Sasar Pemilih Pemula

Pesawaran (HO) – Sasar Pemilih pemula dan tangkal berita hoax, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran Gandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar kegiatan Sosialisasi pendidikan pemilih pemuda dan pemula pada pemilu 2024, yang di gelar di Gedung Adora Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Rabu (13/12/2023).

Ketua KPU Kabupaten Pesawaran Yatin Putro Sugino yang diwakili komisioner Dody Aprianto, Ketua divisi perencanaan data dan informasi mengatakan, Acara ini sengaja di gelar untuk meningkatkan partisipasi publik terutama pada pemilih pemuda dan pemula pada Pemilu 2024.

“Sosialisasi pemilu dilakukan karena untuk menyasar pemilih pemula dan pemilih muda. Kerena Pesawaran dominasi pemilih pemula dan pemilih muda. Dan harus menggunakan hak suara pada 14 Februari 2024 nanti,” katanya.

Ia juga mengatakan, pada tanggal 21 Juni KPU Pesawaran sudah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 344903, Partisipasi Pemilu bukan hanya untuk kepentingan sesaat, partisipasi Pemilu bukan hanya sekedar sudah “nyoblos”. Tetapi bagaimana mengawal suara yang sudah diberikan untuk tidak disalahgunakan.

Baca Juga:  Dinilai Info Sesat Beredar, Sekretaris MPAL Pesawaran: Baca Perda dan Perbup

“Saya meminta para pemilih pemuda dan pemula gunakanlah hak suara anda pada pemilu 2024 mendatang. untuk mengenali dan mencari tahu profil calon dan visi misi dari masing-masing calon, sebelum memilih,” ujarnya.

Sementar itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia M. Ismail yang di wakili Bidang pendidikan Rifat Arif salah satu pemateri mengatakan, Pres biasa mengawal demokrasi yang jujur dan adil, kerena pers pilar ke empat dari demokrasi.

“Peran pers mempunya kewajiban dalam memantau dalam pemilu seperti berita hoax mendekati pemilu 2024, pencegahan pelanggaran pemilu seperti pelanggaran yang dilakukan penyelengara maupun peserta,” kata dia.

Baca Juga:  Kembangkan E-Katalog Lokal, Pemkab Pesawaran Gelar Sosialisasi Peraturan Pengadaan Barang dan Jasa

Ia juga menjelaskan, dalam Pemilu Peran pers harus netral, wartawan tidak boleh ikut serta dalam pemilu, media harus netral dalam memberikan informasi terhadap masyarakat harus imbang.

“Wartawan dalam melaksanakan tugas harus berpegang dengan undang undang pres, kerena seorang jurnalis memberikan informasi sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, hadirnya pres sangat dibutuhakan negara, dengan prespektif untuk mendukung pembangunan di daerah tersebut, dan peran pers sangat besar dalam menyukseskan pemilu, dalam kode ektik jurnalistik, media sosial dan pers sangat lah berbeda, kerena Medsos tidak badan hukum, sedangkan perusahan pers berbadan hukum.

“Saya meminta kepada KPU kabupaten Pesawaran dalam menyukseskan pemilu yang akan digelar 2024 mendatang, bisa bersinergi dengan pers, kerena pers pilar ke empat demokrasi,” pungkasnya. (Red)

Berita Populer

Jelang Konferkab, Ketua PWI Pesawaran: Jangan Ada Intervensi Anggota

Pesawaran (HO) - Menjelang Konferensi Kabupaten (Konferkab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran Lampung, yang akan di gelar pada akhir Juni 2024 mendatang, seperti...

Kembangkan E-Katalog Lokal, Pemkab Pesawaran Gelar Sosialisasi Peraturan Pengadaan Barang dan Jasa

Pesawaran (HO) - Pemerintah Kabupaten  Pesawaran Provinsi Lampung  melalui Bagian pengadaan barang dan jasa, menggelar kegiatan Sosialisasi Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)...
error: Content is protected !!