Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Bupati Pesawaran, KLC, dan Dandim 0421/LS Panen Ikan Koi

 Editor: M.Ismail 

Pesawaran (HO) – Pemerintah Kabupaten Pesawaran bersama Koi Lampung Club (KLC) untuk pertama kalinya melakukan panen ikan Koi. Diungkapkan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Kabupaten Pesawaran berpotensi sebagai daerah untuk budidaya ikan koi.

“Ini yang pertama, uji coba budidaya ikan koi di Kabupaten Pesawaran dan hasilnya sangat baik, ini membuktikan bahwa Kabupaten Pesawaran bisa, dimana enam bulan yang lalu kita mulai bersama KLC saling berkolaborasi dan menghasilkan Koi varian Jadong persilangan Koi Japan dan Kedondong,” ungkap Dendi saat menghadiri acara panen ikan koi, Balai Benih Ikan (BBI), di Desa Way Kepayang, Kecamatan Kedondong, Selasa (26/7/2022).

Menurutnya, kegiatan ini diharapkan bisa berdampak positif bagi perekonomian masyarakat.

“Dilihat dari hasilnya, kualitas ikan Koi yang dihasilkan juga tidak kalah dengan ikan koi dari luar negeri ataupun daerah lainnya berdasarkan ukuran dan motif warnanya, kedepan kita juga akan kembangkan di Kecamatan Way Ratai, tapi memang ada kendala ketersediaan fasilitas mengingat beberapa tahun terakhir kita cukup terdampak Covid-19,” ujar dia.

Baca Juga:  Pemilu 2024, KPU Pesawaran Gelar Rakor Penataan Dapil dan Alokasi Kursi DPRD

Sementara itu, Dandim 0421/LS Letkol Inf Fajar Akhirudin mengapresiasi Pemkab Pesawaran yang mendukung kegiatan Budidaya ikan Koi.

“Saya melihat ini sangat luar biasa, dari dulu banyak budidaya ikan Koi di daerah lain, tapi disini pak Bupati mau turun dan mendukung, tentunya jadi motivasi dan semangat, apalagi ditengah ekonomi kita yang masih berupaya bangkit,” ucap dia.

Terpisah, perwakilan Koi Lampung Club (KLC) Baikuni menuturkan jika kegiatan panen ikan Koi merupakan pertama kali di Provinsi Lampung.

“KLC baru terbentuk kurang lebih dua tahun, tapi Alhamdulillah peminatnya sudah banyak yang terdiri dari berbagai macam latar belakang, dan ini merupakan yang pertama kali kita berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Pesawaran,” tutur dia.

Baca Juga:  Cegah Korupsi, KPK Pantau Investasi Telkomsel ke GOTO

“Dan kebetulan memang kondisi air pegunungan di Kabupaten Pesawaran sangat cocok untuk budidaya ikan koi, Itulah kenapa disini cocok, dalam enam bulan bisa tumbuh luar biasa, tanpa mempengaruhi skin kulitnya,” timpal dia.

Ia pun berharap kolaborasi bersama Pemkab Pesawaran dapat terus berlanjut.

“Semoga kerjasama ini bisa terus berlanjut, sehingga bisa tumbuh menjadi ekonomi yang baru. Nanti juga bisa kita edukasi bareng bersama masyarakat, sehingga Koi bisa jadi salah satu budidaya ikan andalan di Pesawaran. Apalagi kita juga pertama kali akan mengadakan event bagi para pecinta koi di Provinsi Lampung, yang bertepatan dengan HUT Kabupaten Pesawaran yang ke-15,” tutupnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here