Jumat, Februari 13, 2026

Pasar Tajil Ramadhan Pekon Klaten, Tingkatkan Ekonomi, Cegah Warga Berkeliaran

Pringsewu (HO) – Matahari sudah mulai bergulir ke sisi barat. Hari mulai beranjak sore. di jalan kantor Pemda Kabupaten Pringsewu Pekon Klaten Kecamatan Gadingrejo terlihat kesibukan.

Penjual menata meja di dalam tenda sebagai lapak menggelar dagangan. Tepat pukul 15.00 Wib, di dekat jembatan Jalan Ke arah pemerintah Daerah (Pemda), Kabupaten Pringsewu  berubah menjadi pasar.

Kepala Pekon Klaten, Ngadik mengatakan Pasar Tajil Ramadhan Pekon Klaten guna meningkatkan ekonomi warga dan mencegah masyarakat untuk berkeliaran, dan setiap tahun Pekon nya mempunyai Pasar Tajil yang dibuka setiap awal ramadhan, berakhir sebelum tiga hari menjelang idul fitri dan menyediakan beragam makanan tersedia.

“Tinggal pilih untuk berbuka puasa. mulai dari jenis gorengan tempe tahu dan bakwan kemudian ada, juga Nasi, mainan serta menyediakan sewaan sekuter, bakso, ada juga bakso goreng dan lain sebagai berbagai jenis,” terangnya kepada Handalonline.com Senin sore (4/4/2022).

Kemudian katanya, Pasar Tajil juga menyediakan sayur dan lauk pauk minuman, dari kelapa muda, es buah, dan tak ketinggalan yang menjadi khas bulan ramadhan yaitu kolak buah buah segar.

Baca Juga:  Sah, Lampung Resmi Tuan Rumah Porwanas 2027

“Ada juga bagi-bagi tajil untuk pengunjung dan parkir gratis mari ngabuburit di pasar tajil pekon klaten sembari menunggu buka puasa,” katanya.

Kades menjelaskan, pasar tersebut, bukan maksud menimbulkan kerumunan tapi lebih untuk menata dan mempermudah pengawasan. Sebab warga tak perlu berkeliaran jauh ke luar Pekon untuk membeli dan mempersiapkan untuk berbuka puasa.

Dan ini sudah menjadi tradisi. Setiap tahun di bulan ramadhan, menjamur pedagang musiman. mereka mencoba mengais Rizki di bulan suci. mungkin hasilnya tak seberapa.

“Saya berharap dengan kegiatan ini warga tidak usah bepergian jauh-jauh mengingat Pandemi belum berakhir Meski terdapat banyak orang-orang namun kegiatan pasar tajil di bulan suci Ramadhan ini tetap menerapkan protokol kesehatan ketat diterapkan. Baik penjual maupun pembeli diwajibkan mengenakan masker,” ujarnya.

Kakon melanjutkan setidaknya bisa menambah pendapatan keluarga. Terlebih, ramadhan tahun ini yang masih suasana pandemi Kegiatan ini untuk meningkatkan UMKM demi meningkatnya ekonomi di keluarga.

Baca Juga:  Buka Pentas Budaya HPN, Wagub Banten Sebut Peran Media Massa Sangat Penting

“Saya selaku kakon berharap dengan adanya pasar tajil Pekon Klaten ini yang sudah hampir sepuluh tahun terakhir berjalan hingga sampai saat ini saya menghimbau kepada masyarkat saya khusunya tetap mengutamakan protokol kesehatan dan semoga kita semua di beri kesehatan untuk menjalankan kewajiban kita sebagai umat muslim di bulan suci Ramadhan 1443 hijiriah sampai hari raya Idul Fitri 1443 hijiriah,” katanya.

“Harapan saya kepada warga masyarakat yang berjualan hindari dari kemacetan, kita juga menyediakan juru parkir untuk mengantisipasi kemacetan dan juga merangkap sebagai kebersihan bila mana kegiatan pasar sudah selsai sekali lagi saya himbau kepada masyarkat kita jaga kebersihan selalu menjaga kebersamaan sesama pedagang harmonis dan selalu menjaga makanan yang sehat,” pungkasnya.

Dalam pantauan Handalonline.com kegiatan pasar tajil Pekon Klaten baik pedagang maupun pembeli tetap menerapkan protokol kesehatan menjaga jarak mencuci tangan dan di wajibkan memakai masker. (Indra Jaya)

Berita Populer

DPP BANKI Laporkan Dugaan Korupsi Renovasi Gedung DPRD Tanggamus Ke Kejati Lampung 

Sejumlah Nama Bakal Diperiksa Kejati Lampung Tanggamus  (HO) - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM Brigade Anak Negeri Kawal Indonesia (BANKI) akhirnya membawa kasus dugaan korupsi...

Bupati Aceh Barat, Tarmizi Lantik 132 Pejabat

Meulaboh (HO) - Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, melantik dan mengambil sumpah jabatan ratusan pejabat eselon III,IV dan Fungsional di Tugu Kupiah Teuku Umar,...
error: Content is protected !!