Bangun Fasilitas Publik, Bupati Pesawaran Sambangi PTPN VII

 Editor: M.Ismail 

Bandarlampung (HO) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona berencana membangun berbagai fasilitas pelayanan publik di atas tanah PTPN VII (Persero) Unit Way Berulu, Pesawaran.

Rencananya, Dendi akan membangun Mal Pelayanan Publik (MPP), Terminal Kendaraan, Taman Pengujian Kendaraan, dan Gedung Perpustakaan dan Arsip.

Oleh sebab itu, untuk melancarkan program tersebut, Dendi mengunjungi Kantor PTPN VII, Kedaton, Bandarlampung, Jum’at (5/2/2021).

Dalam sambutanya, Dendi mengatakan bahwa keberadaan PTPN VII selama ini telah berdampak positif terhadap Pemerintah Pesawaran dan masyarakat setempat.

Mulai dari meningkatkan PAD Pesawaran, mengurangi angka pengangguran, sampai dengan berbagi kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR).

Baca Juga:  Tepat Hari Bhayangkara Ke-76, 38 Anggota Polres Pesawaran Terima Naik Pangkat

“Kami merasa bangga dengan keberadaan PTPN VII, kolaborasi ini menjadikan Pesawaran lebih maju dan sejahtera,” ucap Dendi.

Nantinya, lokasi yang dibangun tersebut berada di atas lahan PTPN VII (Persero), sehingga Dendi menemui Direktur PTPN VII di kantor setempat.

“Kami ingin berdiskuis, kiranya PTPN VII tidak berkeberatan lahan seluas 16 hektar dipinggir jalan utama di desa Kebagusan dan Wiyono dapat kami bebaskan,” kata Dendi.

Baca Juga:  Diduga Nistakan Agama, BAPERA Desak Polres Metro Jaksel Periksa Owner Holywings

Dendi berharap, PTPN VII mendukung, dan bekerjasama dalam program peningkatan pelayanan publik tersebut.

“Kami mengharapkan dukungan, partisipasi dan kerjasama dari semua pihak, termasuk PTPN VII selaku pengelola perkebunan terbesar di Bumi Andan Jejama,” pungkasnya.

Diketahui, hadir pula dari pihak PTPN VII Direktur,Doni P. Gandamihardja, SEVP Business Support, Okta Kurniawan, SEVP Operation I, Fauzi Omar, SEVP Operation II, Dicky Tjahyono B.P, Manajer Unit Way Lima : M. Baasith, serta Manajer Unit Way Berulu, Sugeng Budi P. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here