Bandar Lampung (HO) – Puskesmas Simpur Kota Bandar Lampung kembali meluncurkan terobosan baru dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan. Kali ini, inovasi yang diangkat berfokus pada pilar kesehatan lingkungan melalui program GEMA SENTOSA, yang merupakan singkatan dari Gerakan Masyarakat Sanitasi Total Sanitasi Aman.
Inovasi ini diinisiasi untuk mendorong kesadaran kolektif masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari risiko penularan penyakit berbasis lingkungan, sejalan dengan target pencapaian Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang aman.
Plt. Kepala Puskesmas Simpur, dr. Dewi Retnosari, menyampaikan bahwa GEMA SENTOSA merupakan langkah strategis Puskesmas untuk mengedukasi sekaligus menggerakkan partisipasi aktif warga secara masif.
“Kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungannya. Melalui GEMA SENTOSA, kami ingin membangun gerakan yang lahir dari masyarakat dan untuk masyarakat. Fokus kami bukan lagi sekadar pemenuhan akses sanitasi dasar, tetapi sudah melangkah menuju sanitasi yang aman dan higienis, demi mencegah stunting serta penyakit menular seperti diare dan demam berdarah,” ujar dr. Dewi Retnosari.
Sebagai motor penggerak teknis di lapangan, Koordinator Pelayanan Kesehatan Lingkungan Puskesmas Simpur, Heriyani, SKM, menjelaskan strategi dan implementasi dari gerakan ini agar menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“GEMA SENTOSA dijalankan melalui pendekatan yang persuasif dan edukatif. Kami turun langsung ke pemukiman untuk melakukan pemicuan STBM, melakukan inspeksi kesehatan lingkungan secara berkala, serta mengedukasi warga mengenai pengelolaan limbah domestik dan air minum yang aman. Kami juga menggandeng kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Simpur sebagai agen perubahan untuk memastikan setiap rumah tangga menerapkan pilar-pilar sanitasi total,” papar Heriyani, SKM.
Keberlanjutan dan efektivitas inovasi ini juga dikawal ketat dari aspek manajemen kualitas pelayanan. Koordinator Mutu Pelayanan Puskesmas Simpur, dr. Anindia Putri, menegaskan bahwa program GEMA SENTOSA dirancang dengan indikator keberhasilan yang terukur untuk menjamin mutunya.
“Setiap inovasi di Puskesmas Simpur harus berdampak nyata dan memiliki standar mutu yang jelas. Untuk GEMA SENTOSA, kami akan terus memantau dan mengevaluasi data perkembangan wilayah yang berhasil mencapai status sanitasi aman. Evaluasi berkala ini penting untuk memastikan bahwa intervensi yang kami lakukan benar-benar aman, berjalan konsisten, dan memberikan kontribusi positif yang signifikan terhadap peningkatan indeks kesehatan masyarakat,” pungkas dr. Anindia Putri.
Dengan hadirnya inovasi GEMA SENTOSA, Puskesmas Simpur berharap dapat mewujudkan lingkungan wilayah kerja yang sehat dan mandiri, sekaligus menjadikan Kota Bandar Lampung sebagai kota yang semakin bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali. (Mira)
