Sabtu, Agustus 15, 2026

Kawal Tumbuh Kembang Balita, Puskesmas Simpur Gagas Inovasi “ASAH”

Bandar Lampung (HO) – Setelah sukses dengan berbagai program kedekatan masyarakat, UPT Puskesmas Simpur Kota Bandar Lampung kembali meluncurkan terobosan baru di bidang kesehatan anak. Inovasi teranyar ini diberi nama ASAH (Aku Sayang Anak Sehat), sebuah program komprehensif yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan tumbuh kembang balita sekaligus mencegah masalah gizi buruk dan stunting.

Plt. Kepala Puskesmas Simpur, dr. Dewi Retnosari, menyampaikan bahwa periode lima tahun pertama kehidupan anak merupakan masa emas (golden age) yang akan menentukan kualitas kesehatan mereka di masa depan. Oleh karena itu, intervensi kesehatan harus dilakukan secara dini dan berkala.

“Melalui inovasi ASAH, kami ingin memastikan setiap anak di wilayah kerja Puskesmas Simpur tumbuh dengan sehat, ceria, dan memiliki status gizi yang baik. Program ini menjadi wujud kasih sayang dan tanggung jawab kita bersama untuk melindungi masa depan anak-anak Kota Bandar Lampung,” ujar dr. Dewi Retnosari.

Sebagai program yang terintegrasi dalam pelayanan kesehatan keluarga, ASAH berada di bawah pengawasan langsung tim klaster anak dan remaja. Penanggung Jawab Klaster 2 Puskesmas Simpur, Bd. Endang Isti, SST, M.Kes., menjelaskan bahwa inovasi ini menitikberatkan pada pemantauan berkala dan edukasi pola asuh kepada orang tua.

“Dalam program ASAH, kami tidak hanya melakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan rutin, tetapi juga melakukan skrining perkembangan motorik serta pemantauan imunisasi dasar lengkap. Kami juga memberikan edukasi intensif kepada para ibu mengenai pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang bergizi seimbang berbasis pangan lokal,” jelas Bd. Endang Isti.

Keberhasilan program penanganan anak ini tentu tidak lepas dari standarisasi pelayanan yang ketat. Koordinator Mutu Pelayanan Puskesmas Simpur, dr. Anindia Putri, menegaskan bahwa seluruh alur pemeriksaan dalam inovasi ASAH dipantau demi menjamin akurasi dan kenyamanan pasien anak.

“Tim mutu berkomitmen untuk terus mengawal kualitas pelaksanaan inovasi ASAH ini. Mulai dari validitas alat ukur antropometri di lapangan hingga kompetensi petugas dalam melakukan stimulasi deteksi dini tumbuh kembang (SDIDTK). Kami ingin memastikan setiap anak mendapatkan pelayanan klinis yang aman, bermutu, dan responsif terhadap kebutuhan mereka,” pungkas dr. Anindia.

Dengan diluncurkannya inovasi ASAH, Puskesmas Simpur berharap dapat memperkuat sinergi antara petugas kesehatan, kader posyandu, dan orang tua dalam menciptakan generasi tangguh yang sehat, aktif, dan bebas dari ancaman gangguan pertumbuhan.  (Mira)

Berita Populer

Semarak HUT RI ke-81, Desa Negeri Sakti Gelar Jalan Sehat, Ratusan Warga Antusias Ikuti Kegiatan

Pesawaran (HO) – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung,...

Pengibaran Merah Putih di Menara 74 Meter, Puslatpurmar 8 Teluk Ratai Kobarkan Semangat Kemerdekaan

Lampung (HO) - Pengibaran Merah Putih dilakukan Prajurit Puslatpurmar 8 Teluk Ratai di puncak Menara Telkomsel setinggi 74 meter di Desa Gebang, Kecamatan Teluk...
error: Content is protected !!