Setor Sampah Bisa Tebus Minyak Goreng
Pesawaran (HO) – Dalam rangka mendukung program Pemerintah Kabupaten Pesawaran menuju Pesawaran CAKEP Tanpa Sampah, Bank Sampah KSM Berkah Mandiri Sejahtera selaku Bank Sampah Induk Kabupaten Pesawaran terus mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan melalui edukasi dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran Bank Sampah Unit di Desa Paguyuban, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Bank Sampah KSM Berkah Mandiri Sejahtera yang dibina Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran, Aria Guna, S.Sos.I., M.M., bersama PT Pegadaian Cabang Tanjung Karang Pusat.
Dalam kegiatan tersebut, PT Pegadaian memberikan dukungan berupa program tebus murah minyak goreng satu liter seharga Rp10.000 bagi nasabah yang menyetorkan sampah terpilah. Program tersebut diharapkan dapat menjadi daya tarik sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat untuk bergabung menjadi nasabah Bank Sampah.
Pembina Bank Sampah KSM Berkah Mandiri Sejahtera, Aria Guna, mengatakan program Bank Sampah pada dasarnya bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Program Bank Sampah yang digagas teman-teman KSM Berkah Mandiri Sejahtera ini bertujuan mengajak masyarakat agar peduli terhadap lingkungan dengan cara memilah sampah dari rumah dan kemudian menyetorkannya ke Bank Sampah,” ujar Aria.
Ia menjelaskan, hingga saat ini Bank Sampah KSM Berkah Mandiri Sejahtera telah membentuk 30 unit Bank Sampah yang tersebar di 13 desa pada tiga kecamatan di Kabupaten Pesawaran.
Sementara itu, Pimpinan Cabang PT Pegadaian Tanjung Karang Pusat, Diah Agustin, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama dengan Bank Sampah KSM Berkah Mandiri Sejahtera menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan edukasi masyarakat mengenai lingkungan sekaligus memperkenalkan berbagai produk Pegadaian.
“Saya selaku pimpinan cabang sangat berbangga hati dan mengucapkan terima kasih kepada tim Bank Sampah KSM Berkah Mandiri Sejahtera yang telah mengajak kami berkolaborasi dalam mengedukasi masyarakat tentang lingkungan,” kata Diah.
Menurutnya, kolaborasi tersebut juga menjadi kesempatan bagi PT Pegadaian untuk memperkenalkan produk-produknya kepada masyarakat, termasuk masyarakat yang berada di wilayah pedesaan.
Dalam kegiatan peluncuran Bank Sampah Unit tersebut, PT Pegadaian menyediakan 150 paket minyak goreng yang dapat ditebus oleh nasabah Bank Sampah dengan harga Rp10.000 per liter atau sekitar 50 persen dari harga umum.
“Minyak ini merupakan bentuk dukungan dari PT Pegadaian terhadap program Bank Sampah ini,” ujar Diah.
Di tempat yang sama, Direktur KSM Berkah Mandiri Sejahtera, Komari, S.Pd., mengatakan edukasi merupakan ruh utama dalam program Bank Sampah. Karena itu, pihaknya secara rutin menyelenggarakan program Bulan Edukasi setiap tahun.
“Setiap tahun kami menyelenggarakan Bulan Edukasi dengan tujuan mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Edukasi merupakan ruh dari program Bank Sampah,” ungkapnya.
Komari menjelaskan, tahun ini kegiatan Bulan Edukasi dikemas melalui program GEBER EMAS (Gerakan Bersama Edukasi Masyarakat).
Menurutnya, peluncuran Bank Sampah Unit di Desa Paguyuban merupakan tindak lanjut dari kegiatan GEBER EMAS yang sebelumnya telah dilakukan bersama masyarakat setempat.
“Launching Bank Sampah Unit kali ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan GEBER EMAS yang kami lakukan bersama masyarakat Desa Paguyuban sebelumnya. Alhamdulillah, kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, PIC Program Bank Sampah Desa Paguyuban, Tri Sukarti, menilai program Bank Sampah memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Selain membantu menjaga lingkungan tetap bersih, masyarakat juga mendapatkan nilai ekonomi melalui saldo tabungan dari sampah yang disetorkan.
“Program ini sangat positif dampaknya bagi masyarakat. Selain menjaga lingkungan agar tetap bersih, masyarakat juga memperoleh keuntungan berupa saldo Tabungan Sampah,” ujarnya.
Tri menambahkan, program Bank Sampah sebenarnya telah diperkenalkan kepada masyarakat sejak tahun lalu. Namun, pelaksanaannya baru dapat terealisasi tahun ini setelah mendapatkan edukasi dan pendampingan dari KSM Berkah Mandiri Sejahtera.
“Berkat edukasi dari KSM Berkah Mandiri Sejahtera, sampah dapat diubah menjadi berkah. Ditambah lagi dengan kolaborasi bersama PT Pegadaian pada momentum launching Bank Sampah ini. Masyarakat bisa menebus minyak goreng satu liter dengan harga Rp10.000, sehingga semakin menambah semangat masyarakat untuk mengumpulkan sampah,” katanya.
Ia berharap program tersebut dapat terus berjalan dan kolaborasi serupa dapat kembali dilaksanakan di kemudian hari.
Diketahui, Bank Sampah KSM Berkah Mandiri Sejahtera merupakan salah satu Bank Sampah binaan PT Pegadaian yang tergabung dalam Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI).
Melalui kolaborasi tersebut, Bank Sampah KSM Berkah Mandiri Sejahtera tidak hanya memperoleh manfaat ekonomi dari pengelolaan sampah, tetapi juga mendapat kesempatan untuk berkolaborasi dengan PT Pegadaian dalam kegiatan edukasi, pendampingan, dan pembinaan Bank Sampah Unit.
Hingga kini, Bank Sampah Unit binaan KSM Berkah Mandiri Sejahtera terus tumbuh dan berkembang di sejumlah wilayah Kabupaten Pesawaran, sejalan dengan upaya mendorong masyarakat agar semakin peduli terhadap lingkungan sekaligus menjadikan sampah memiliki nilai ekonomi. (Red)
