Hasil BUMDes Bangun Posyandu dan Berikan Santunan Kepada Anak Yatim Piatu
Pesawaran (HO) – Kepala Desa Negeri Sakti, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Gema Sukma Jaya bersama masyarakat Dusun Negeri Tua memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, serta memberikan santunan kepada anak-anak Yatim Piatu yang berlangsung di Masjid Al-Muttaqin setempat.
Hadir pada kesempatan ini, Kepala Desa Negeri Sakti Gema Sukma Jaya, Ustad Soleh, Penghulu Desa Negeri Sakti Suhaili Romli, Tokoh Agama, Kadus Negeri Tua Sahirul, Kadus Negeri Ampai, Rismawan, Rismawati, dan Majelis taklim.
Dalam sambutanya, Kades Negeri Sakti Gema Sukma Jaya mengatakan dirinya sangat mengapresiasi kepada masyarakat Negeri Tua dan para tamu undangan yang telah hadir di acara tersebut.
“Tabik pun, alhamdulillah saya mengucapkan terimakasih kita bisa berkumpul bersilahturahmi di masjid Al-Muttaqin ini, dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. mudah-mudahan harapan kita tahun depan lebih baik, bisa bersilahturahmi dan berkumpul bersama-sama, tambahnya ditahun ini dari pemerintah desa ada bagi hasil dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk membangun posyandu dan tanggap darurat insyaallah tahun ini direalisasikan,” terang Kades Gema Sukma Jaya, Jum’at Malam, (12/9/2025).
Senada dengan Kades Gema Sukma Jaya, Sahirul Kadus Negeri Tua dan juga selaku panitia pelaksana mengucapkan ribuan terimakasih atas kedatangan bapak-ibu dan tamu undangan.
“Mohon maaf apabila pelaksana acara ini masih banyak kekurangan sekali lagi harap maklum karena ini masih tahap pembelajaran, kami mewakili panitia pelaksana mohon maaf apabila penyambutan, penempatan dan yang kami suguhkan tidak sesuai dengan yang hadirin harapkan. serta terimakasih kepada ibu-ibu majelis taklim yang sudah bersusah payah berusaha untuk menyukseskan acara pada malam hari ini,” ucap Kadus Negeri Tua Sahirul.
Selanjutnya, acara dilanjutkan tausyiah dari Ustadz Soleh menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi adalah bentuk cinta yang tidak hanya bersifat seremonial, melainkan juga harus diwujudkan dalam perilaku dan akhlak yang meneladani Rasulullah SAW.

“Setiap tahun kita mengadakan acara maulid nabi inilah salah satu tanda dan bukti bahwa kita salah satu umatnya yang cinta kepada beliau, kemudian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah mewujudkan rasa cinta kita kepada beliau, mengikuti akhlak beliau, dan mencontoh akhlak mulia Rasulullah SAW,” tutupnya.
kegiatan acara tersebut berjalan dengan lancar, aman, kondusif serta diakhiri dengan pembagian santunan kepada anak yatim-piatu. (Anwar sahadat)
