Kamis, Januari 15, 2026

Rugikan Negara Hampir 1 M, Kepala BPKAD Pesisir Barat Dipanggil Kejati Lampung

Lampung (HO) – Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejati Lampung terus melakukan pemeriksaan terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi yang ada di Kabupaten Pesisir Barat pada hari Senin tanggal 03 Juni 2024.

Kasi Penerangan Hukum Kejati Lampung Ricky Ramadhan. S.H., M.H, menerangkan bahwa Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pesisir Barat dan beberapa pihak Perusahaan CPP dipanggil ke Kejaksaan Tinggi Lampung pada hari Senin 03 Mei 2024, guna dimintai keterangannya terkait dugaan Tipikor Pekerjaan Pembukaan Badan Jalan Pekon Bambang – Batu Bulan Pekon Malaya Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir Barat Tahun Anggaran 2022.

“Pekerjaan Pembukaan Badan Jalan Pekon Bambang – Batu Bulan Pekon Malaya Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir Barat Tahun Anggaran 2022 dengan nilai kontrak sebesar Rp.4.153.200.000,” ungkap Ricky melalui siaran pers, Senin (3/6/2024).

Dikatakan nya, Dalam proses pemeriksaan, ditemukan Adanya perbuatan pengkondisian terhadap pemenang tender, manipulasi terhadap dokumen hasil pekerjaan dan dengan sengaja melaksanakan pekerjaan tidak sesuai kontrak sehingga menyebabkan kekurangan volume pada pekerjaan yang berakibat terjadinya kerugian negara.

“Indikasi Potensi Kerugian Keuangan Negara pada Pelaksanaan Pekerjaan Pembukaan Badan Jalan Pekon Bambang-Batu Bulan Pekon Malaya Kec. Lemong tahun 2022 tersebut sebesar Rp. 925.713.448,90, tidak menutup kemungkinan kerugian keuangan negara akan bertambah,” pungkasnya (Red)

Berita Populer

Simposium SMSI Tegaskan Pilkada Melalui DPRD sebagai Alternatif Demokrasi

Jakarta (HO) - Wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah kembali menguat menjelang Pilkada 2026. Menyikapi dinamika tersebut, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar Simposium...

Kasus Dugaan Korupsi Kades Gedong Tataan Terus Bergulir, Masyarakat Tunggu Kinerja APH

Pesawaran (HO) – Kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) Gedong Tataan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran yang menyeret nama Kepala Desa Ansori Asopah masih...
error: Content is protected !!