Rabu, Agustus 26, 2026

Dendi Ramadhona Apresiasi Bantuan Sosial PWI Pesawaran

Pesawaran (HO) – Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona sampaikan apresiasi kepada organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran.

Apresiasi itu disampaikan usai penyerahan paket sembako salam gelaran bakti sosial sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tahun 1443 Hijriyah di Kantor PWI Pesawaran, Desa Bagelen, Kecamatan Gedongtataan, Jumat (22/10/2021).

Dendi Ramadhona menyebut organisasi wartawan tertua di Indonesia itu tak hanya aktif dalam kegiatan kewartawanan dan menyajikan pemberitaan yang mendukung pembangunan, namun juga di bidang sosial kemasyarakatan.

“Tak hanya sebagai wadah bagi profesi wartawan, tetapi juga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat melalui kegiatan sosial,” kata Dendi.

Sementara, Ketua PWI Pesawaran, M Ismail menyebut pihaknya selama ini kerap menggelar kegiatan sosial guna menjaga eksistensi organisasi di luar kerja jurnalistik.

“Untuk diketahui, PWI Pesawaran juga dalam masa pandemi telah menggelar berbagai kegiatan, diantaranya bakti sosial bersama unsur TNI Polri, serta kampanye penerapan protokol kesehatan,” sebut Ismail.

Selain itu juga menggelar penanaman pohon di Tahura Wan Abdurahman serta aksi peduli bencana di wilayah Kabupaten Pesawaran.

“Selain kegiatan sosial, dalam bidang pendidikan kami juga telah melaksanakan sosialisasi Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang kebebasan pers kepada guru dan pelajar,” tambahnya.

Ismail berharap PWI Pesawaran terus eksis dalam mengawal pemberitaan yang obyektif serta terus memberikan manfaat kepada masyarakat.

Diketahui, bakti sosial pembagian paket sembako kepada 360 duafa serta 23 anak yatim itu dihadiri sejumlah anggota Forkopimda dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (Red)

Berita Populer

Peletakan Batu Pertama Gedung Cathlab RSUD Pesawaran, Perkuat Akses Layanan Jantung bagi Masyarakat

Pesawaran (HO) -  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran memulai pembangunan Gedung Catheterization Laboratory (Cathlab) sebagai langkah penting untuk memperkuat akses dan kualitas pelayanan...

Masih Hidup Tapi Dicatat Meninggal di Sistem JKN, Akademisi: Desak Investigasi secara transparan, Jangan Korban yang Dicurigai!

Bandar Lampung (HO) - Akademisi Hukum Administrasi Negara, Satrya Surya Pratama, S.H., M.H., menyoroti polemik data kepesertaan JKN yang mencatat seorang peserta masih hidup...
error: Content is protected !!