Pringsewu (HO) – Pekon Yogyakarta Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu, mengadakan Musyawarah desa dalam rangka pemilihan pengurus baru Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan yang terpilih sebagai Ketua Ari Kelana kemudian Nedi sebagai Sekretaris serta Takim selaku Bendahara.
“Alhamdulilah malam ini kita sudah menentukan kepengurusan bumdes yang baru untuk Bumdes Pekon Yogyakarta yang mana di pilih melalui masing-masing dusun dan yang mendapatkan amanah di antaranya
Ketua Ari Kelana Sekretaris Nedi serta bendahara Takim,” ungkap Kepala Pekon Yogyakarta Daryanto, saat selesai menggelar rapat dirumahnya, Jumat malam, (22/10/2021).
Dikatakanya bahwa pendirian Bumdes adalah untuk meningkatkan perekonomian Desa dengan mengelola segala potensi ekonomi yang ada di pekon.
“Saya berharap dengan adanya Bumdes ini dapat berkontribusi untuk Pekon dalam hal meningkatkan Pendapatan Masyarakat Pekon dan Pendapatan Asli Pekon,” ujarnya.
Dilanjutkannya, dalam pengelolaan Bumdes terdapat aturan-aturan yang harus ditaati dan dijadikan pedoman sehingga dapat tercipta tata kelola yang baik.
“Pengurus Bumdes harus menciptakan kerjasama yang baik satu sama yang lain, jangan berjalan masing-masing. Harus ada arah dan tujuan yang jelas agar dapat mencapai target yang diinginkan,” jelasnya.
Kemudian, terkait pengelolaan Bumdes juga harus sesuai dengan AD/ART yang telah ditetapkan, serta secara periodik untuk membuat laporan keuangan dan laporan perkembangan setiap bulannya.
Musyawarah desa harus melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemkon dan unsur masyarakat lainnya untuk menyepakati hal-hal yang bersifat strategis di Pekon.
“Saya ucapkan selamat kepada pengurus Bumdes yang baru terpilih, segera bekerja, kelola Bumdes dengan sebaik-baiknya jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” himbaunya.
“Diharapkan para pengurus ini nantinya bisa mengembangkan usaha-usaha yang terdiri dari beberapa unit usaha, berdasarkan potensi yang ada dengan tujuan mempermudah pelayanan semua kebutuhan masyarakat dan menggali keuntungan yang sebesar-besarnya dari semua unit usaha untuk Pendapatan Asli Daerah,” tambahnya.
Di ketahui musyawarah pemilihan pengurusan baru Bumdes di hadiri oleh Ketua BHP dan anggota Karang Taruna Tokoh masyarakat dan seluruh aparat Pekon Yogyakarta dengan tetap menetapkan protokol kesehatan. (Indra Jaya)
