Rabu, September 16, 2026

Karopenmas Divisi Humas Polri : Terduga Teroris Tertangkap Di Lampung, Punya Jabatan

Jakarta, (HO) – Pengungkapan ke empat terduga teroris yang ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 Mabes Polri di beberapa tempat wilayah Provinsi Lampung merupakan anggota kelompok Jamaah Islamiah dari Bidang Kosin, dan memiliki jabatan masing-masing.

Demikian di ungkapkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono.

“Mereka tergabung dalam Kelompok Imarrudin asal Banten di bawah kepemimpinan Wijayanto yang diduga sebagai Kosin Wilayah Lampung,” demikian keterangannya dalam siaran pers yang diterima di Bandarlampung, Minggu, (8/11/2020).

Brigjen Awi menyatakan empat terduga teroris tersebut ditangkap pada Jumat dan Sabtu tanggal 6-7 November 2020 pukul 12.10 WIB. Mereka ditangkap di lokasi berbeda.

“SA ditangkap di rumahnya di Jalan Kucing, Kelurahan Purwosari, Kota Metro, S di Jalan Tanjung Pura, Panjang, Bandarlampung, I dan RK ditangkap di Pringsewu,” kata dia pula.

Awi menambahkan, empat terduga teroris tersebut memiliki jabatan masing-masing. S merupakan anggota dari Kelompok Imarrudin asal Banten, S merupakan Bendahara Struktur Adira Lampung, I merupakan orang yang memberikan dana kepada Imarrudin, dan RK Sekretaris Adira Lampung.

“Dari penangkapan tersebut, Tim Densus 88 mengamankan puluhan barang bukti,” kata dia lagi. (Ant/red)

Berita Populer

Ratusan Perwakilan 35 Organisasi Nyatakan Dukungan, Nanda Indira: Mari Bersama Bangun Pesawaran

Pesawaran (HO) – Ratusan perwakilan dari 35 organisasi yang terdiri atas organisasi pers, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, serta tokoh adat menyatakan dukungan...

GAB Desak Polda Sumut dan Interpol Usut Dugaan Jaringan Internasional Vape “Getar” di Tanjungbalai

Sumatera Utara (HO) – Gerakan Aktivis Bersatu (GAB) mendesak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), khususnya Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba), mengusut secara menyeluruh dugaan...
error: Content is protected !!