Metro (HO) – Masyarakat Kota Metro, Provinsi Lampung meminta aparat penegak hukum (APH) memeriksa Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhamadiyah 3 dan Ketua Yayasan terkait dugaan korupsi dana BOS dan penyalahgunaan dana Komite kurun beberapa tahun kebelakang.
“Sudah santer di pemberitaan dan menjadi perbincangan masyarakat Kota Metro, sudah selayaknya diperiksa, supaya terbongkar apa-apa saja yang diduga menjadi item anggaran yang di korupsi,” ungkap seorang masyarakat Kota Metro, Jumat (22/8/2025).
Dirinya menduga praktik kotor terkait anggaran dilakukan karena merasa SMK 3 Muhamadiyah merupakan sekolah swasta yang auditnya tidak ketat.
“Sekali ini kalau diperiksa kan jadi terang, apakah dana BOS sudah sesuai peruntukan, dana komite lari kemana hingga data dapodik sesuai tidak dengan fakta, karena jangan sampai ada penggelembungan jumlah siswa hanya untuk menambah besaran penerimaan dana BOS,” ujarnya.
“Dana BOS itu kan kalau ditotal milyaran, nyatanya wali murid juga mempertanyakan kemana dana-dana itu dikelola,” imbuhnya. (Red)
Diberitakan sebelumnya dengan link: Dugaan Korupsi Dana BOS, Kepala SMKS Muhammadiyah 3 Metro Sebut Berbagi dengan Yayasan
